ACEH UTARA, - Enam desa di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, masih mengalami pemadaman listrik hingga Selasa , empat pekan atau sebulan pascabanjir.Desa yang terdampak pemadaman listrik meliputi Desa Langkahan, Leubok Pusaka, Matang Rubek, Seureke, Tanjung Dalam Selatan, dan Tanjong Jawa di Kecamatan Langkahan.Selain itu, Desa Geulumpang Bungkok di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, juga mengalami hal serupa.Baca juga: Update Dampak Banjir Aceh Utara: 190 Jenazah Ditemukan, 68.000 Warga Masih MengungsiManager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pantonlabu, Kabupaten Aceh Utara, Azlinsyah, membenarkan kondisi tersebut.Ia menyatakan bahwa pemadaman terjadi akibat tumbangnya trafo dan tiang listrik."Trafo dan tiang banyak tumbang di sana. Sudah tiga pekan pemulihan di sana, pendirian tiang dan lain sebagainya, kami upayakan terus agar bisa menyala," kata Azlinsyah.Ia menambahkan, listrik di Desa Geulumpang Bungkok telah menyala kembali sekitar pukul 15.00 WIB."Kalau Gelumpang Bungkok tadi sudah menyala, saya terima laporan dari lapangan," katanya.Baca juga: Elpiji di Aceh Utara Masih Langka 26 Hari Pascabanjir, Harga Melonjak TajamKepala Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Janni, meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyediakan bantuan mesin generator untuk lokasi pengungsian."Kami harap bantuan mesin generator, malam hari kami harus membakar kayu, lilin dan lampu teplok untuk penerangan," pungkasnya.Banjir yang merendam 18 kabupaten/kota di Aceh pada 26 November 2025 menjadikan Aceh Utara salah satu daerah terparah terdampak.Ratusan orang meninggal dunia, ribuan rumah rusak, dan seluruh fasilitas umum lumpuh akibat bencana tersebut.
(prf/ega)
Sebulan Pascabanjir, 6 Desa Aceh Utara Masih Padam Listrik
2026-01-11 08:47:31
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:12
| 2026-01-11 14:14
| 2026-01-11 14:07
| 2026-01-11 13:00
| 2026-01-11 12:36










































