30 Tahun Berkarya, Opick Rayakan Lewat Konser dan Gerakan Sedekah Beras

2026-02-04 20:01:52
30 Tahun Berkarya, Opick Rayakan Lewat Konser dan Gerakan Sedekah Beras
JAKARTA, – Penyanyi religi Opick mengumumkan tur konser akbar bertajuk “Di Bawah Langit-Mu” untuk merayakan 30 tahun perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air.Tur ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga mengusung misi sosial dengan konsep sedekah beras untuk sesama.Opick menjelaskan, konser ini terinspirasi dari keinginannya agar musik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.Baca juga: 30 Tahun Berkarya, Opick Akan Kembali ke Akar Musik Rock di Tur Nasionalnya“Saya punya harapan, mungkin enggak sih kita konser tapi bayar beras? Jadi setiap selesai konser, berasnya dibagi untuk orang miskin di sekitarnya,” ujar Opick dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu .Pelantun lagu “Tombo Ati” itu menegaskan sebuah pertunjukan seharusnya tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga membawa keberkahan bagi banyak orang.Baca juga: Rayakan Momen Tiga Dekade Berkarya, Opick Akan Gelar Tur Nasional dengan Misi Sedekah“Ini menjadi bagian dari kemanusiaan. Jadi tidak hanya senang-senang saja, tapi ada hasil, ada akibat nyata kepada daerah yang kita masuki,” katanya.Gagasan ini kemudian diwujudkan melalui gerakan sedekah beras yang terintegrasi dengan pelaksanaan konser.Perwakilan promotor dari Linogram, Fanny Julia, menjelaskan mekanisme pelaksanaannya.Baca juga: Terinspirasi Tampil di Festival Musik, Opick Ciptakan Lagu Religi Baru “Tentu ada konsep dan nilai yang sangat menyentuh hati. Kita akan membuka donasi, dan dari donasi yang terkumpul, kita akan menukarkannya dengan beras atau sembako yang akan dibagikan di tiap kota,” ujar Fanny.Tur “Di Bawah Langit-Mu” akan dibuka di Serang, Banten, pada 31 Januari 2026.Konser perdana ini akan menghadirkan kolaborasi lintas genre dengan sejumlah musisi seperti Wali, D’Masiv, dan Vierratale.Baca juga: Joko Anwar Ungkap Alasan Gunakan Lagu Bila Waktu Tlah Berakhir Milik Opick di Film Siksa KuburRangkaian tur ini direncanakan menyambangi 30 kota di Indonesia, sebelum kemudian merambah panggung internasional di negara-negara seperti Malaysia, Hongkong, Taiwan, hingga Rusia, di mana karya-karya Opick juga memiliki banyak pendengar.Bagi Opick, tur ini bukan hanya bentuk rasa syukur atas perjalanan kariernya, tetapi juga sebuah upaya untuk menebar kebaikan melalui musik.Baca juga: Bebi Silvana Tinggalkan Rumah Opick dan Bawa Semua Barang, Ada Apa?“Mudah-mudahan ini bukan hanya untuk orang senang-senang, tapi ada sesuatu yang bisa membuat pencerahan untuk kita semua,” tutup Opick.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-04 20:04