Pemerintah Beri Kemudahan Urus Dokumen Hilang Akibat Bencana, Menteri Imipas: Ada Dispensasi

2026-02-04 11:36:51
Pemerintah Beri Kemudahan Urus Dokumen Hilang Akibat Bencana, Menteri Imipas: Ada Dispensasi
SOLO, - Pemerintah memastikan layanan publik tetap berjalan optimal bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera.Salah satu fokus utamanya adalah kemudahan penerbitan kembali dokumen keimigrasian yang hilang atau rusak akibat banjir, longsor, dan bencana lainnya.Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada warga terdampak."Kalau perlu kita ganti, kita ganti. Nanti kita akan lihat apakah dokumen keimigrasian yang rusak karena terbawa air dan sebagainya masih bisa kita berikan dispensasi," ujar Agus saat meresmikan Immigration Lounge di Solo Square Mall, Jawa Tengah, Senin .Baca juga: 3 Status Bencana Nasional di Indonesia: Tsunami Aceh hingga Pandemi Covid-19Menurut Agus, banyak warga kehilangan dokumen penting, termasuk paspor, sehingga diperlukan proses pemulihan administrasi yang cepat dan tepat.Pemerintah akan menyesuaikan kebijakan sesuai kondisi di lapangan."Jika dokumen rusak akibat bencana, kami akan mempertimbangkan pemberian dispensasi atau penggantian dokumen," tambahnya.Ia menegaskan bahwa pelayanan utama Imipas tetap menjadi prioritas, namun kebijakan khusus dapat diterapkan di daerah terdampak agar masyarakat tidak terbebani secara administratif.Baca juga: Basarnas Sebut 33.620 Orang Terdampak Bencana di Sumatera, Ini Rinciannya di 3 Provinsi"Pemerintah pusat sudah turun menangani masalah kebencanaan. Kami memastikan warga tetap dapat dilayani tanpa menimbulkan kesalahan administratif. Insyaallah akan ada dispensasi sesuai ketentuan," kata Agus.Kebijakan dispensasi ini diharapkan memudahkan masyarakat memulihkan dokumen mereka sehingga urusan perjalanan maupun administrasi kependudukan dapat kembali berjalan lancar.Pemerintah juga mengimbau warga terdampak segera melaporkan kerusakan atau kehilangan dokumen agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-04 10:44