Bayi Ditemukan Meninggal di Depan Panti Asuhan Kosong, Polisi: Dia Dibuang dalam Kondisi Hidup

2026-01-11 22:26:20
Bayi Ditemukan Meninggal di Depan Panti Asuhan Kosong, Polisi: Dia Dibuang dalam Kondisi Hidup
- Warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jenazah bayi laki-laki di depan pintu Panti Asuhan Hikmatul Hayat 2 yang masih kosong, Jumat sore.Bayi itu ditemukan tanpa pakaian, tergolek di atas keset pintu bangunan yang belum ditempati.Penemuan ini mengundang dugaan bahwa sang ibu sengaja membuang bayinya di lokasi tersebut dengan harapan ada yang menemukan dan menyelamatkannya.Namun, bangunan itu masih dalam proses pembangunan dan tidak berpenghuni.“Mungkin dia tidak tahu panti asuhannya masih kosong, sehingga tidak ada yang menemukan bayi itu,” ujar seorang warga.Baca juga: Kisah Yana Hanafi yang Menyusui Bayi Terpisah dari Ibunya di Tengah Longsor TapselKapolsek Sumbergempol, Iptu M. Anshori, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah seorang anak kecil yang bermain di sekitar panti asuhan menemukan sosok yang awalnya ia kira boneka.“Ada anak kecil main, bayi ini dikira boneka. Dia lapor ke orang tuanya karena bonekanya dikerubuti semut,” kata Anshori.Orang tua sang anak kemudian memeriksa lokasi dan terkejut melihat bahwa yang disangka boneka ternyata adalah jenazah bayi laki-laki. Temuan itu lalu dilaporkan ke Polsek Sumbergempol.Polisi bersama Bidan Desa Tambakrejo melakukan pemeriksaan awal dan memastikan bahwa bayi tersebut baru saja dilahirkan.Secara fisik, bayi memiliki panjang sekitar 48 sentimeter dan berat sekitar 2,5 kilogram. Namun, pusarnya ditemukan terputus secara tidak rapi, diduga karena ditarik paksa.Baca juga: Aksi Heroik Istri Polisi di Tapsel Menyusui Bayi Korban Longsor yang Terpisah dari IbunyaJenazah bayi kemudian dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan otopsi. Pemeriksaan berlangsung pada Jumat malam dipimpin oleh dr Wendi Wiradinata Sp.F.Hasil otopsi mengungkap fakta mengejutkam bahwa bayi laki-laki itu dibuang dalam kondisi masih hidup.“Hasil otopsi menunjukkan, dalam lambung bayi tidak ditemukan cairan apa pun,” jelas Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Ahmad Ahfandi, Sabtu .Ahfandi menjelaskan bahwa ketiadaan cairan di lambung menunjukkan bayi tersebut tidak sempat diberikan Air Susu Ibu (ASI) atau cairan apapun sejak dilahirkan.Pemeriksaan juga memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh bayi.Baca juga: Kisah Martin Couney, Selamatkan Bayi Prematur di AS Lewat Atraksi Hiburan


(prf/ega)