BLITAR, – Remaja 17 tahun berinisial YDW, warga Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memutuskan menyusul ayahnya, M Sodiq (49), ke tempat kerjanya di proyek pembangunan gudang pada Rabu, 17 Desember 2025.Tiba di lokasi proyek di Jalan Mahakam, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, sekitar pukul 20.00 WIB, YDW kaget mendapati ayahnya telentang dalam keadaan sudah tak bernyawa di kabin ekskavator.Diketahui, M Sodiq bekerja sebagai operator alat berat ekskavator di proyek pembangunan gudang tersebut.Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, mengatakan bahwa Polisi menerima laporan meninggalnya operator ekskavator bernama M Sodiq pada Rabu malam sekitar pukul 20.45 WIB.“Dari keterangan yang dikumpulkan petugas, kematian korban ini pertama kali diketahui oleh anak korban sendiri,” ujar Samsul kepada awak media, Kamis .Baca juga: Kantor Bupati Blitar Didemo, Tuntut Percepatan Redistribusi Lahan PerkebunanMenurut Samsul, YDW memutuskan mendatangi lokasi untuk guna melihat keadaan ayahnya yang belum juga pulang padahal sudah malam.Ketika tiba di lokasi proyek yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumahnya, YDW justru mendapati ayahnya sudah tidak bernyawa.Samsul mengatakan, berdasarkan pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan adanya luka atau pun memar mencurigakan pada tubuh Sodiq.“Kesimpulan tim medis dan tim identifikasi Satreskrim Polres Blitar Kota, Sodiq meninggal karena penyakit yang dideritanya,” katanya.Kesimpulan itu didukung oleh keterangan pihak keluarga yang menyebut bahwa korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian dada dalam beberapa hari terakhir.Baca juga: Salah Tangkap di Kasus Pemerkosaan, Katim Resmob Polres Blitar Dimutasi dan Ditahan 14 HariMasih berdasarkan pemeriksaan tim medis, menurut Samsul, Sodiq diduga meninggal sudah lebih dari dari lima jam sebelum ditemukan anaknya pada pukul 20.00 WIB.Dugaan itu didasarkan pada kondisi jasad Sodiq yang telah kaku mayat.Dengan demikian, Samsul mengatakan, Sodiq telah meninggal pada Rabu siang atau sore setidaknya sekitar pukul 15.00 WIB.“Jadi untungnya sang anak mau mencari ayahnya di lokasi proyek. Kalau tidak, mungkin jasad korban baru akan ditemukan besoknya lagi,” ujar Samsul.Baca juga: Seorang Lansia di Bojonegoro Ditemukan Tewas Terbakar di Dalam Rumahnya
(prf/ega)
Anak Temukan Ayahnya Tak Bernyawa dalam Kabin Ekskavator di Blitar
2026-01-12 04:52:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:45
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 04:07










































