Penyanyi Veteran, Denny Tsao Ditemukan Meninggal di Rumahnya

2026-02-02 08:35:40
Penyanyi Veteran, Denny Tsao Ditemukan Meninggal di Rumahnya
- Penyanyi dan seniman veteran Taiwan, Denny Tsao atau Tsao Hsi Ping, tiba-tiba ditemukan meninggal di rumahnya, di Sanchong, Senin dalam usia 66 tahun.Menurut media Taiwan ETtoday, Bagian Pemadam Kebakaran Sanchong, Kota Taipei menerima panggilan dari anak baptis Denny Tsao sekitar pukul 10 malam.Anak baptisnya berlinang air mata saat memberitahu petugas di lokasi kejadian kondisi ayahnya setelah melaporkan kejadian tersebut.Ketika petugas darurat tiba di kediamannya di Sanchong, mereka menemukan bahwa Denny Tsao tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, dan tubuhnya sudah menunjukkan livor mortis (perubahan warna kulit menjadi keunguan atau kemerahan setelah kematian) dan rigor mortis (kekakuan otot pada tubuh setelah kematian) yang jelas.Baca juga: Siapa Zhou Yiran? Aktor Drama China Populer yang Datang ke IndonesiaPolisi mengesampingkan kemungkinan adanya tindak kejahatan, meskipun penyebab pasti kematian masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.Keluarga disebut memutuskan untuk tidak membawa Tsao ke rumah sakit, dan tempat kejadian kemudian diserahkan kepada polisi.Sementara petugas medis menilai bahwa kematiannya kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi medis internal.Kematiannya yang mendadak mengejutkan banyak orang, terutama karena ia dilaporkan telah memperbarui akun media sosialnya pada dini hari tanggal 29 Desember.Baca juga: Fakta Kasus Zhang Yiyang, Aktor China Pertama yang Dihukum MatiNamun, laporan selanjutnya menunjukkan bahwa ia mungkin telah meninggal dunia beberapa waktu sebelumnya.Tsao telah berkecimpung di dunia hiburan selama lebih dari 40 tahun, pertama kali meraih ketenaran di dunia musik dengan single hitnya tahun 1982, 'Wild Youth'.Ia juga membintangi film berjudul sama pada tahun 1982, bersama aktor-aktor seperti Kenny Bee, Sylvia Peng, dan Chu Hai-ling.Ia adalah penyanyi yang sangat populer di Singapura dan Malaysia selama tahun 1980-an, sering mengunjungi wilayah tersebut untuk mempromosikan album-albumnya, menurut Shin Min Daily News berbahasa Mandarin.Penggemar sangat mencintainya karena gaya bicaranya yang blak-blakan namun humoris, dan menjadi wajah yang familiar di acara variety show populer Taiwan seperti Kangsi Coming dan Hot Door Night.Ia juga terkenal karena kebiasaan uniknya di lokasi syuting yaitu meniup peluit, serta jargon khasnya "Chou Ba Guai", yang secara kasar diterjemahkan sebagai "kau makhluk jelek".Denny juga merambah dunia presenter. Tsao adalah anggota tetap dalam acara variety show Dragon Tiger Variety King (1998 hingga 2000), dan membawakan acara larut malam yang judul bahasa Cinanya dapat diterjemahkan sebagai Hot Girls Unite.Dengan gaya visualnya yang unik dan suara yang dinamis, Tsao dengan cepat menjadi penyanyi idola, yang membuatnya mendapat julukan "Hideki Saijo-nya Taiwan". Ia mengukuhkan popularitasnya dengan lagu hit lainnya, Passionate Girls (1983).Tsao diketahui belum menikah dan tidak memiliki anak.Kepergiannya menandai berakhirnya sebuah era bagi banyak penggemar yang tumbuh besar menyaksikan dirinya di layar kaca.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-02 07:12