TAPANULI TENGAH, - Kompas.com menyalurkan bantuan untuk korban bencana longsor dan banjir di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Rabu malam.Bantuan yang disalurkan berupa 25 lampu solar cell, 1 genset 5600 watt, 2 kardus susu, 2 kardus sari gandum, dan 1 kardus tas sekolah.Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, pukul 21.30 WIB, terlihat gelap gulita saat menuju posko bantuan Sipange.Baca juga: Korban Banjir Tapanuli Tengah: Kami dari Nenek Moyang Tak Pernah Menanam Sawit...Saat tim Kompas.com masuk Jalan Kolonel Bangun Siregar, jalur masih aman. Namun kondisi jalur mulai berubah saat masuk Jalan Aek Hosik.Jalur gelap gulita, tak ada penerangan karena listik masih padam.Terlihat jalan penuh lumpur dan sebagian menutup akses lain. Ada tanda bambu agar kendaraan tak melintas jalan berlumpur karena terlalu dalam dan bisa terperosok.Baca juga: Kisah Arman Zebua, Selamatkan 52 Nyawa dari Jebakan Longsor-Banjir di Hutan Tapanuli TengahTerlihat mobil warga berhenti tidak bisa melanjutkan perjalanan karena mogok. Bahkan truk berada di pinggir sebab masalah mesin.Selain itu, beberapa rumah terlihat rusak, tertutup lumpur dan tidak ada penghuni. Warga yang masih menghuni rumah menyalakan lilin.Warga juga berkumpul di warung sambil berbincang karena ada penerangan dari genset."Akhirnya kami sudah sampai di Sipange, Tukka, kami sedang menyalurkan bantuan dari pembaca Kompas.com yang sudah membagikan rezekinya untuk korban bencana di Sumatera," ujar perwakilan tim Kompas.com, Muhammad Syifa Syarofi di lokasi.Syifa menjelaskan bantuan yang diserahkan genset dan lampu tenaga surya karena kondisi di sekitar Sipange, Tukka masih gelap atau listrik padam.Baca juga: Daerah Terisolasi Pascabanjir di Tapanuli Mulai Berkurang, Tersisa 6 Kecamatan"Semoga bantuan yang diberikan oleh teman-teman pembaca Kompas.com sangat berguna bagi korban bencana Sumatera," kata dia.Warga juga menjajal genset, dengan mengisi bensin dan oli. Warga juga mencoba menyalakan lampu solar cell dan menanyakan cara pengisiannya."Kalau lampu mati mengisinya gimana ya?" tanya warga."Caranya mengisi pakai sinar matahari pak," kata tim Kompas.com dan relawan.
(prf/ega)
3 Minggu Gelap Gulita, Warga Tukka Tapanuli Tengah Terima Bantuan Genset dari Kompas.com
2026-01-11 01:15:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:48
| 2026-01-11 21:59
| 2026-01-11 21:46
| 2026-01-11 21:40










































