Hubungkan Kembali Deli Serdang-Sergai, Progres Perbaikan Jembatan Garuda Capai 88 Persen

2026-01-12 04:16:55
Hubungkan Kembali Deli Serdang-Sergai, Progres Perbaikan Jembatan Garuda Capai 88 Persen
MEDAN,  - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan memperbaiki jembatan gantung Garuda yang terputus karena diterjang banjir di Provinsi Sumatera Utara.Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Asrul Harahap mengatakan, jembatan gantung itu merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Bandar Kuala, di Kabupaten Deli Serdang dengan Desa Serba Jadi, di Kabupaten Serdang Bedagai."Karena jembatan itu sebagai jalur utama mobilitas dan aktivitas ekonomi warga," kata Asrul dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com melalui saluran telepon pada Selasa .Baca juga: Bupati Indramayu Lucky Hakim Kirim 400 Al Quran untuk Korban Bencana Aceh TamiangAsrul menerangkan, pengerjaan renovasi jembatan dilaksanakan oleh Satgas Gulbencal bersama Yonzipur 11/DW, Kodim 0204/Deli Serdang, Tim Vertical Rescue Indonesia, dan warga setempat."Nah, untuk kegiatan hari ini, petugas memasang papan alas jembatan serta kawat harmonika sebagai pengaman pembatas di sisi kiri dan kanan jembatan," ucap Asrul."Hingga saat ini, progres renovasi jembatan telah mencapai 88,5 persen," tambahnya.Baca juga: Cerita Tim Medis Abdurrab di Lokasi Bencana Tapsel: Senyum Mereka Kekuatan KamiDia berharap, pekerjaan tersebut dapat segera dirampungkan sehingga jembatan dapat digunakan secara aman dan layak oleh masyarakat di kedua wilayah.Sebelumnya diberitakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara meng-update dampak dari banjir yang menerjang 12 kecamatan di Kabupaten Deli Serdang sejak Rabu .Berdasarkan data Senin , korban meninggal bertambah 1 orang, kini jumlah totalnya menjadi 16 orang.Baca juga: Rapat dengan Dasco, Wabup Aceh Tengah Minta Pertamina Beri Kebijakan Khusus di Lokasi Bencana"Total dampak korban 66.890 atau 212.577 jiwa, meninggal dunia 16 orang, korban hilang, nihil," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni, dalam keterangan tertulisnya.


(prf/ega)