6 Kota Kuno yang Tercatat dalam Sejarah tapi Tak Pernah Ditemukan Arkeolog

2026-01-12 05:29:09
6 Kota Kuno yang Tercatat dalam Sejarah tapi Tak Pernah Ditemukan Arkeolog
- Sejumlah kota kuno tercatat dalam berbagai teks peradaban dunia, namun hingga kini belum berhasil ditemukan secara ilmiah oleh para arkeolog.Kota-kota tersebut bukan permukiman kecil, melainkan kota besar yang pernah menjadi pusat kekuasaan, termasuk ibu kota kerajaan dan kekaisaran berpengaruh.Meski penelitian dan penggalian terus dilakukan, lokasi fisik kota-kota ini masih menjadi misteri.Dalam teks-teks kuno, kota-kota tersebut digambarkan memiliki sistem pemerintahan, aktivitas ekonomi, hingga kehidupan sosial yang maju.Namun, perubahan alam dan perjalanan sejarah diduga menyebabkan kota-kota itu tertimbun atau hilang jejaknya.Dalam beberapa kasus, para ahli menduga kota-kota tersebut lebih dulu ditemukan oleh penjarah yang mengambil artefak berharga.Sayangnya, lokasi penemuan itu tidak pernah diungkapkan kepada publik maupun otoritas resmi.Lantas, kota-kota hilang apa saja yang hingga kini belum pernah ditemukan?Baca juga: Arkeolog Temukan Palaspata, Jejak Kuil Matahari Tiwanaku yang Hilang di AndesDilansir dari Live Science, Minggu , berikut adalah enam kota kuno yang disebut dalam sumber sejarah, namun lokasinya masih menjadi teka-teki hingga kini:Tidak lama setelah invasi Amerika Serikat (AS) ke Irak pada 2003, ribuan tablet kuno yang diduga berasal dari sebuah kota bernama Irisagrig mulai beredar di pasar barang antik internasional.Para ilmuwan meneliti tablet-tablet tersebut dan para menyimpulkan bahwa Irisagrig merupakan kota yang berada di wilayah Irak dan berkembang sekitar 4.000 tahun lalu.Prasasti-prasasti terseut menggambarkan kehidupan para penguasa kota yang tinggal di istana-istana besar dan memelihara banyak anjing. Selain itu, penguasa Irisagrig juga diketahui memelihara singa yang diberi makan ternak.Baca juga: Arkeolog Temukan Pelabuhan Mesir Kuno, Diklaim Jadi Petunjuk Kuat Temukan Makam CleopatraOrang-orang yang bertugas merawat singa-singa tersebut, yang disebut sebagai 'gembala singa' tertulis mendapatkan jatah makanan berupa roti dan bir.Tablet-tablet kuno itu juga menyebut keberadaan sebuah kuil yang dipersembahkan kepada Enki, dewa kebijaksanaan, yang kerap menjadi lokasi penyelenggaraan festival keagamaan.Para ahli menduga  bahwa Irisagrig ditemukan dan dijarah oleh perampok artefak pada masa invasi AS ke Irak.


(prf/ega)