BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti maraknya praktik parkir liar di kawasan Braga, Kota Bandung. Ia menilai aksi premanisme berkedok parkir tersebut telah mencederai wajah ibu kota Jawa Barat sebagai kota wisata."Jadi saya sudah sampaikan juga tadi bahwa harus mulai fokus pada penataan. Tidak boleh lagi ada parkir liar, pungutan liar," kata Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin .Sorotan tajam ini muncul setelah Dedi mengunggah video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi7 yang merekam praktik pungli di Braga.Baca juga: Jalan Braga: Tempat Romantis yang Juga Jadi Saksi Luka Lama...A post shared by Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71)Dalam video tersebut, sekelompok pengendara mobil diminta membayar tarif parkir sebesar Rp 15.000 oleh juru parkir tidak resmi.Dedi mengungkapkan bahwa oknum pelaku pungutan liar tersebut saat ini telah diamankan di kantor polisi setempat. Ia mendesak agar kasus ini tidak hanya sekadar pembinaan, melainkan harus dibawa ke ranah hukum untuk memberikan efek jera."Ya harus berpidana. Harus berpidana. Proses pidana saja, Pak. Kalau tidak proses pidana nanti tidak beres-beres," tegas Dedi.Menurut Dedi, praktik parkir liar berpotensi memperkaya oknum atau koordinator tertentu karena uang yang dipungut tidak masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika dibiarkan, hal ini akan terus merusak citra wisata Bandung.Baca juga: Dedi Mulyadi Ingin Angkot Bandung Libur 2 Hari saat Tahun Baru, Sopir Dapat Uang Saku Rp 500.000Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Iskandar Zulkarnain memastikan bahwa pelaku yang diamankan tersebut bukan merupakan petugas resmi dari pemerintah."Itu kan jukirnya liar," kata Iskandar.Pemerintah Kota Bandung kini telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memperketat pengawasan di titik-titik keramaian yang rawan menjadi lokasi pungli. Meski jukir liar sering muncul secara kucing-kucingan, Iskandar menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin."Jadi tidak bisa kita data satu-satu. Jadi mungkin kita tahu ini muncul lagi satu. Tapi tidak apa-apa kita setiap kali pasti akan awasi," ujar Iskandar.
(prf/ega)
Dedi Mulyadi Geram Lihat Parkir Liar Braga Rp 15.000: Proses Pidana Saja!
2026-01-12 04:24:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:11
| 2026-01-12 03:19
| 2026-01-12 02:30
| 2026-01-12 02:26










































