- Foto selfie kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hampir setiap momen penting, mulai dari acara santai hingga pertemuan formal, sering diabadikan melalui kamera depan ponsel.Namun di balik kebiasaan ini, ada perjalanan panjang yang menarik. Konsep memotret diri sendiri sudah ada jauh sebelum istilah “selfie” populer di media sosial, bahkan sejak masa awal perkembangan fotografi.Seiring kemajuan teknologi, cara orang mengambil foto diri pun terus berkembang. Dari potret diri menggunakan kamera besar dan cermin pada abad ke-19 hingga kemunculan kamera depan di smartphone modern yang membuat selfie semakin mudah dan spontan. Kini, selfie tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga sarana ekspresi diri dan identitas di era digital. Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula munculnya foto selfie yang kita kenal sekarang?Baca juga: Sejarah Singkat Simbol @, Apa Artinya?Foto selfie yang kini akrab dengan kehidupan digital ternyata memiliki sejarah panjang yang berawal jauh sebelum kemunculan kamera depan pada ponsel. Pada awal abad ke-19, ketika fotografi baru ditemukan, manusia sudah memiliki keinginan untuk menangkap citra dirinya sendiri. Dirangkum dari laman rangefinderonline, salah satu sosok yang mencatatkan sejarah adalah Robert Cornelius, fotografer asal Philadelphia, yang pada tahun 1839 berhasil mengambil potret dirinya menggunakan kamera daguerreotype. Ia harus membuka penutup lensa, berlari ke depan kamera, lalu menutupnya kembali setelah beberapa menit paparan cahaya. Hasilnya adalah salah satu potret manusia pertama di dunia sekaligus dianggap sebagai selfie pertama dalam sejarah.Sejak saat itu, cara manusia memotret diri terus berevolusi. Pada akhir abad ke-19, fotografer asal Kanada Hannah Maynard menciptakan potret diri berganda menggunakan teknik multiple exposure, membuat dirinya tampil beberapa kali dalam satu foto. Di awal 1900-an, muncul potret wanita tak dikenal yang berfoto di depan cermin menggunakan kamera Kodak Brownie, dikenal sebagai selfie cermin pertama.Tak lama kemudian, fotografer Joseph Byron Clayton pada tahun 1909 menjadi orang pertama yang mengambil foto dirinya dengan tangan terentang tanpa tripod, bahkan membuat group selfie bersama rekan-rekannya beberapa tahun kemudian.rangefinderonline Ilustrasi sejarah foto selfie. Robert Cornelius (kiri) Grand Duchess Anastasia Nikolaevna (kanan)Fenomena ini semakin meluas ketika kamera portabel menjadi populer di kalangan masyarakat umum. Salah satu momen ikonik datang dari Anastasia Nikolaevna, putri keluarga kerajaan Rusia, yang memotret dirinya di depan cermin pada tahun 1913 saat berusia 13 tahun. Ketika teknologi berkembang pesat pada abad ke-21, istilah selfie baru benar-benar lahir. Kata ini pertama kali digunakan di Australia pada tahun 2002, ketika seorang pria mengunggah foto dirinya di forum online setelah mengalami kecelakaan kecil.Kehadiran kamera depan di smartphone pada awal 2000-an kemudian mengubah segalanya. Selfie menjadi semakin mudah dilakukan tanpa bantuan tripod atau cermin, hanya dengan satu genggaman tangan.Hingga akhirnya, pada tahun 2013, Oxford Dictionary secara resmi menetapkan kata selfie sebagai Word of the Year, menandai pengakuan global terhadap kebiasaan yang dulu hanya sekadar eksperimen teknis, namun kini menjadi bagian dari budaya visual manusia modern.Baca juga: Mengenal Sejarah dan Perkembangan USB KomputerDapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
(prf/ega)
Awal Mula Foto Selfie dari Kamera Cermin ke Era Smartphone
2026-01-12 03:19:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:33
| 2026-01-12 02:26
| 2026-01-12 02:21
| 2026-01-12 02:10
| 2026-01-12 01:55










































