Tinjau Lokasi Banjir Aceh Utara, Mendagri Tito Karnavian Soroti Pohon-Pohon yang Tercabut Akarnya

2026-01-16 08:21:40
Tinjau Lokasi Banjir Aceh Utara, Mendagri Tito Karnavian Soroti Pohon-Pohon yang Tercabut Akarnya
ACEH UTARA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian melihat Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa .Setelah melihat salah satu desa terparah itu, Tito mengaku kondisinya sangat memperihatinkan.“Kita lihat air cukup tinggi, sampah-sampah masih diatap menandakan ketinggian air,” kata Tito. Dia juga melihat sungai mati di kawasan itu yang penuh dengan sungai mati. Namun, dia menyebutkan kayu yang terlihat tercerabut hingga akar-akarnya.Baca juga: Bantuan 1.000 Genset ESDM Tak Sampai ke Dusun Sejahtera, Warga: Kami Gelap Gulita 35 Hari“Saya tidak bisa memastikan ini illegal loging atau tidak. Tapi kalau melihat fakta disini, banyak pohon tercabut dari akarnya. Termasuk pohon kecil. Menunjukan bahwa dia sangat tergerus dengan debit air luar biasa besar,” kata Tito.Dia menyebutkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah hadir di lokasi itu. Dia menanyakan perlengkapan pengungsi pada Brigjen TNI Asep dari BNPB.“Kita memulai fase utuk recovery, mudahan tidak terjadi lagi bencana yang bisa menghambat recovery,” terangnya.Baca juga: 216 Desa di Aceh Tamiang Masih Berlumpur, Bupati Minta Tambahan Alat Berat ke Pemerintah PusatDia pun menanyakan kesiapan BNPB soal hunian semenara. “Segera dibangun,” kata Brigjen Asep. Dia meminta BNPB memastikan seluruh data korban banjir, agar rumah yang rusak sedang dan ringan tetap didata. “Kalau hunian sementara itu untuk rumah rusak berat dan hilang. Kalau rusak sedang dan ringan itu diberikan dalam bentuk bantuan uang tunai,” tegasnya.Sebelumnya diberitakan banjir merusak ribuan rumah di Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2025. Fasilitas umum hingga kini belum pulih. Ribuan orang mengungsi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-16 08:46