Ibu Buang Mayat Bayi 'Kuburkan Anak Saya' Berujung Ditangkap

2026-02-03 10:50:19
Ibu Buang Mayat Bayi 'Kuburkan Anak Saya' Berujung Ditangkap
Jasad bayi perempuan dalam tas ditemukan di toilet Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat, membuat heboh masyarakat. Kini ibu kandung dari bayi tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.Adapun jasad bayi itu ditemukan pada Senin (1/12/2025) sore di Stasiun Citayam. Mulanya petugas kebersihan stasiun menemukan tas warna hijau tergantung."Diduga tas tersebut milik penumpang commuter line yang tertinggal. Kemudian petugas membuka tas tersebut dan di dalamnya ada bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi dalam keterangannya, Jumat (5/12).Petugas kemudian melapor ke pihak keamanan Stasiun Citayam dan diteruskan ke Polres Metro Depok. Tim identifikasi dan olah TKP datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan barang bukti."Serta memeriksa area toilet yang menjadi lokasi penemuan. Mayat bayi perempuan kurang lebih berumur 4-5 hari," ujarnya.Dirangkum detikcom, berikut sejumlah temuan dari jasad bayi perempuan itu yang didalami oleh polisi.Petugas juga menemukan secarik kertas yang diduga dari orang tua bayi malang tersebut. Surat tersebut berada di dalam tas yang sama dengan jasad bayi itu."Saat dilakukan pemeriksaan di dalam tas ditemukan sebuah surat. Diduga surat tersebut ditulis oleh orang tua bayi," ujar Made.Dalam isi surat tersebut, orang tua bayi meminta siapa pun yang menemukan anaknya untuk menguburkan dengan layak. Ortu bayi juga mengaku gagal merawat sang anak."(Isi surat) 'Tolong bantu saya, siapapun anda. Kuburkan anak saya dengan layak. Maafkan saya, saya tidak mampu menjadi anak yang baik. Saya gagal merawat putriku ini'," ujarnya menirukan pesan pada surat tersebut.Polisi menyelidiki penemuan mayat bayi di dalam tas yang berada di toilet Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat (Jabar) dengan mendalam. Ibu dari bayi tersebut kini telah ditangkap."Ibu dari bayi sudah diamankan. Kemarin sore diamankannya oleh petugas KAI," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (7/12/2025).Dia mengatakan pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini pelaku tengah diperiksa di Unit PPA Polres Metro Depok."(Pelaku) Stres. Lagi diperiksa di PPA," jelasnya.Polisi menangkap ibu yang membuang mayat bayi dalam tas di toilet Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat (Jabar). Bayi tersebut ternyata sengaja dibunuh oleh sang ibu sebelum dibuang di tempat tersebut."(Penyebab kematian) direndam di air dan ditutup kain," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (7/12/2025).Dia mengatakan alasan pelaku membunuh bayinya lantaran stres dan malu bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan pacarnya. Disebut pacar pelaku juga tak mau bertanggung jawab."Iya (pelaku) malu. (Pelaku merasa) banyak masalah, jadi stres. Accident sama pacarnya, itu bayinya," ucapnya.Saat ini pelaku telah diamankan dan tengah diperiksa di Unit PPA Polres Metro Depok.Lihat juga Video: Warga Lombok Tengah Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Tanpa Kepala[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-03 09:40