MEDAN, - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, akan mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di daerah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh.Daerah yang belum pulih secara keseluruhan yaitu Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tamiang dan Gayo Lues. Percepatan pemulihan ini juga harus disertai dengan suplay arus listrik."Memang masih ada PR (Pekerkaan Rumah) yang masih kurang. Sekitar 60-80 persen, ini tergantung pada kondisi atau suplay arus listrik," kata Meutya saat melepas bantuan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu .Baca juga: Bupati Aceh Utara Soroti Salah Pola Distribusi Bantuan 2.000 Ton Beras untuk Korban BanjirLebih lanjut Meutia menjelaskan, pada prinsipnya, angka pemulihan jaringan telekomunikasi sudah di atas 70 persen, terendah 60 persen. Namun ada beberapa wilayah yang pemulihannya sudah menyentuh angka 80 persen."Inilah PR yang ingin kita lihat langsungdan apa-apa lagi yang bisa kita dilakukan untuk mempercepat tiga daerah tersebut," ucap Meutya.Namun demikian, Meutya memastikan per hari ini untuk keseluruhan Aceh, konektivitas jaringan telekomunikasi yang sudah pulih di atas 95 persen.Baca juga: Komdigi Kirim 118 Tangki Air Bersih Hingga Bangun 33 Sumur Bor untuk Percepatan Pemulihan AcehTapi untuk saat uptime atau saat internet diakses secara optimal oleh pengguna, kurang lebih 91 persen untuk seluruh Aceh."Sekali lagi untuk keseluruhan Aceh terutama di Banda Aceh, kurang lebih sudah 98-99 persen," tutur Meutya.Pada kesempatan itu, Meutya juga menyampaikan bantuan yang dikirim ke Aceh Tamiang yaitu air bersih.Bantuan akan disampaikan ke pemerintah setempat untuk disalurkan ke warga yang terdampak.Baca juga: LBH Minta TNI Tak Sikapi Aksi Massa di Aceh Pakai Kekerasan, Fokus Saja Tangani Bencana"Kalau ke lokasi harus bawa bantuan. Kami hari ini akan berangkat dan membawa total 118 tangki air bersih, masing-masing berisi 8000 liter," kata Meutya saat melepas bantuan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.Proses pemberangkatan truk tangki air bersih tersebut dimulai pada Minggu dan akan berlangsung sepekan kedepan.Selain air bersih, Meutya merinci bantuan yang dikirim, antara lain obat-obatan, pakaian baru sebanyak 3000, alat ibadah 1500, tenda dengan MCK (mandi, cuci, kakus) 60, kelambu 500, eskavatator ada 3 unit dan pembuatan 33 sumur bor.
(prf/ega)
Internet Aceh Pulih 95 Persen, Menkomdigi Fokus Tuntaskan Gangguan Sinyal di Tamiang hingga Gayo Lues
2026-01-12 02:18:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:37
| 2026-01-12 01:50
| 2026-01-12 00:32










































