Profil Romo Mudji Sutrisno: Rohaniwan Sekaligus Budayawan

2026-01-11 22:02:59
Profil Romo Mudji Sutrisno: Rohaniwan Sekaligus Budayawan
JAKARTA, - Romo Mudji Sutrisno telah meninggal dunia. Berikut adalah profil rohaniwan sekaligus budayawan tersebut.Mudji Sutrisno lahir di Solo, 12 Agustus 1954, dan wafat pada usia 71 tahun di Jakarta, 28 Desember 2025 tadi malam.“Telah meninggal dunia saudara kita, P Franciscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ (71 tahun) pada hari Minggu, 28 Desember 2025, pukul 20.43 di RS Carolus, Jakarta,” kata Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignasius Suharyo, menyampaikan kabar duka tersebut, kepada Kompas.com, Senin .Baca juga: Romo Mudji Sutrisno Meninggal DuniaSemasa hidup, Mudji Sutrisno dikenal sebagai rohaniwan, ahli filsafat, serta pemerhati masalah sosial dan budaya.Pria bergelar Profesor tersebut merupakan lulusan magister bidang filsafat di Universitas Gregoriana, Italia.Hingga akhir hayatnya, dia tercatat menjadi pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta.“Beliau masih mengajar di sana dan juga di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, juga di UI,” kata sahabat sekaligus alumni STF Driyarkara, Yustinus Prastowo.Baca juga: Romo Benny Susetyo Meninggal DuniaMudji Sutrisno juga pernah menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2001-2003. Menurut situs Lembaga Pers Dr Soetomo, Mudji Sutrisno mengundurkan diri dari KPU karena kala itu hendak fokus sebagai dosen.“Kecintaan dan perhatian pada kebaikan publik beliau tunjukkan ketika menjadi anggota KPU dan berbagai lembaga ad hoc lainnya. Bagaimana sebagai rohaniwan Romo Mudji ingin mewujudkan keterlibatan konkret pada urusan publik,” kata Yustinus Prastowo yang merupakan mantan Staf Khusus Menteri Keuangan.Berbagai buku dan artikel di media massa telah dia tulis.Mudji Sutrisno meninggal dunia di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta, Minggu pukul 20.43 WIB karena sakit.Misa requiem akan digelar pada Senin dan Rabu pukul 19.00 WIB di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta.Jenazahnya akan diberangkatkan ke Girisonta, Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 30 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.Prosesi pemakaman akan diadakan pada tanggal 31 Desember 2025, didahului dengan Ekaristi pukul 10.00 di Gereja Paroki, lantas dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Mari Ratu Damai, Girisonta.


(prf/ega)