Rincian Ibu dan Anak yang Jadi Korban Meninggal Bencana Longsor Banjarnegara

2026-01-12 02:42:57
Rincian Ibu dan Anak yang Jadi Korban Meninggal Bencana Longsor Banjarnegara
- Bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, Sabtu , sementara ini telah menimbulkan dua orang meninggal.Peristiwa tanah longsor di Banjarnegara yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih tiga jam.Akibatnya, tebing di kawasan hutan pinus, dengan diameter sekitar 100 x 100 meter, runtuh dan menimpa permukiman warga di RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04 RW 03.Baca juga: Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor di Pandanarum Banjarnegara Dihentikan SementaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara memastikan dua warga meninggal dunia akibat tanah longsor di Banjarnegara, yakni Klewih (50) dan putrinya Esiah (22).Klewih ditemukan lebih dulu pada Minggu dalam kondisi luka berat dan sempat dirawat di RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara sebelum akhirnya meninggal dunia.Sementara itu, jasad Esiah ditemukan tim SAR pada Senin pagi sekitar pukul 09.10 WIB tidak jauh dari titik longsor.“Setelah dilakukan pembersihan oleh tim medis, jenazah [Esiah] akan langsung diserahkan kepada pihak desa dan keluarga untuk proses pemakaman,” kata Kepala BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, seperti dikutip Tribun Jateng, Senin.Suami Esiah, Misron, menyampaikan bahwa anak mereka, Layana Al Husna (3), masih hilang, yang diduga masih tertimbun.“Saya harap tim bisa segera menemukan anak saya dalam keadaan selamat, meskipun kondisi di lapangan sangat berat,” ujarnya.Selain dua korban meninggal, BPBD melaporkan dua warga mengalami luka-luka, yang telah dirawat di RSUD BNA serta Puskesmas Pandanarum.Tim SAR gabungan juga mengevakuasi 41 warga yang sempat menyelamatkan diri ke hutan saat longsor di Banjarnegara terjadi.Baca juga: Banjarnegara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana, 876 Warga Mengungsi akibat Longsor PandanarumBencana yang melanda kawasan perbukitan itu menyisakan pekerjaan besar bagi tim penyelamat.BPBD Banjarnegara menyebut masih ada 27 warga yang diduga tertimbun dan belum ditemukan.“Berdasarkan pembaruan data per pukul 11.23 WIB, tercatat sebanyak 876 jiwa yang mengungsi dan 27 orang diduga hilang,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara, Raib Sekhudin, Senin siang.Raib menambahkan, operasi pencarian korban tanah longsor Banjarnegara melibatkan BPBD, TNI, Polri, relawan, dan unsur SAR lainnya.


(prf/ega)