Polri Gelar 'HeForShe' Awards 2025, Kapolri: Komitmen Kesetaraan Gender

2026-01-15 08:11:59
Polri Gelar 'HeForShe' Awards 2025, Kapolri: Komitmen Kesetaraan Gender
Polri menggelar Polri Award In Support of UN 'He For She' Movement 2025. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan penghargaan ini adalah bentuk komitmen Polri untuk mendukung kesetaraan gender."Kegiatan hari ini adalah bentuk dari komitmen kami institusi Polri untuk terus mendukung kesetaraan gender, khususnya ruang bagi seluruh Polwan untuk memberikan warna dan menempatkan Polwan untuk setara dengan peran dari rekan-rekannya dari Polki," kata Jenderal Sigit di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025)."Tentunya yang seperti disampaikan bahwa ini perlu dukungan bersama dan alhamdulillah hari ini, ini menjadi bentuk komitmen kuat kami untuk terus terus melanjutkan keberpihakan kami terhadap kesetaraan gender," imbuhnya.Jenderal Sigit mengatakan Polri terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terutama, kata dia, pelayanan terhadap kelompok rentan."Sekaligus ini juga menjadi bagian dari kami untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat-masyarakat kelompok-kelompok rentan yang tentunya perlu mendapatkan pelayanan secara khusus dan ini hanya bisa dilakukan oleh para Polwan," jelas dia.Jenderal Sigit mengucapkan terima kasih kepada dewan juri yang terlibat dalam penghargaan ini, di antaranya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak hingga United Nations (UN) Women."Oleh karena itu tentunya saya berterima kasih kepada para Kapolda yang malam ini terpilih, terimakasih kepada dewan juri, Ibu Menteri PPA khususnya, juri dari UN Women atas support-nya," tutur dia.Lebih lanjut, Kapolri kembali menekankan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dia juga meminta jajaran untuk terus meningkatkan pelayanan."Kami dari institusi Polri terus bisa meneruskan apa yang menjadi komitmen kami untuk mendukung kesetaraan gender di institusi Polri dan terus memberikan pelayanan yang terbaik, pelayanan yang terus saya harapkan untuk bisa ditingkatkan, untuk bisa memberikan pelindungan terhadap masyarakat perempuan, anak dan tentunya kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, pelayanan khusus, dan ini tentunya menjadi tekad dari institusi kami," jelasnya.Sebagai informasi, Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri kembali menggelar He for She Awards 2025 dalam rangka wujud komitmen terhadap pemberdayaan polisi wanita (polwan). Ajang ini dilombakan untuk para kepala satuan kerja (kasatker) dan kepala satuan wilayah (kasatwil).Senior Polwan RI Irjen Arradina Zessa Devy mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi Polri dengan UN Women Indonesia sebagai bagian dari HeForShe. Adapun HeForShe merupakan gerakan solidaritas yang mengajak laki-laki untuk menjadi mitra setara perempuan dan agen perubahan dalam mewujudkan kesetaraan gender.Polri Awards in Support of HeForShe Movement 2025 dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI. Tujuannya untuk mendorong pengarusutamaan gender, serta praktik dan budaya yang lebih setara dan inklusif di lingkungan kepolisian."Pengarusutamaan gender dalam tubuh Polri merupakan strategi kelembagaan yang memperkuat profesionalisme, menjamin kesetaraan akses bagi Polwan dalam posisi strategis," kata Arradina dalam keterangannya, Selasa (19/8)."Serta menegaskan komitmen institusi kepolisian terhadap tata kelola keamanan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia," lanjutnya.Lihat juga Video: Mengapa Islandia Jadi Negara Kesetaraan Gender Terbaik di Dunia?[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-15 07:41