Avatar: Fire and Ash Tembus Rp 12,7 Triliun dalam Dua Pekan, China Jadi Pasar Terbesar

2026-01-12 03:51:43
Avatar: Fire and Ash Tembus Rp 12,7 Triliun dalam Dua Pekan, China Jadi Pasar Terbesar
JAKARTA, - Film Avatar: Fire and Ash terus menunjukkan dominasinya di box office global. Setelah dua pekan penayangan, film garapan James Cameron tersebut telah meraup pendapatan sekitar Rp12,7 triliun secara global.Dalam periode libur Natal, film fiksi ilmiah produksi Disney dan 20th Century Studios ini mengumpulkan Rp3,03 triliun dari 51 pasar internasional. Baca juga: James Cameron Bicara Nasib Avatar 4 dan 5, Singgung Risiko TerpahitSecara keseluruhan, pendapatan global selama akhir pekan tersebut mencapai Rp4,10 triliun dengan penurunan tipis sekitar 25% dibandingkan akhir pekan pembukaannya di pasar internasional.Hingga saat ini, Avatar: Fire and Ash telah mengantongi Rp3,62 triliun dari box office Amerika Utara dan Rp9,05 triliun dari pasar internasional. Di luar Amerika Serikat dan Kanada, pasar terbesar film ini berasal dari China dengan pendapatan Rp1,66 triliun, disusul Prancis (Rp907 miliar), Jerman (Rp719 miliar), dan Korea Selatan (Rp536 miliar).Baca juga: Berperan di Avatar: Fire and Ash, Oona Chaplin Tanggapi Tuduhan Nepo BabyDengan pencapaian tersebut, Avatar: Fire and Ash kini menjadi film Hollywood terlaris keenam tahun 2025. Film ini diprediksi akan terus menyalip sejumlah judul besar lain dalam beberapa pekan ke depan, seperti Demon Slayer: Infinity Castle (Rp11,7 triliun), Jurassic World: Rebirth (Rp14,5 triliun), hingga A Minecraft Movie (Rp16 triliun).Baca juga: Film Avatar: Fire and Ash Raup Rp 573 Miliar pada Hari PembukaanDalam waktu dekat, film yang juga kerap disebut sebagai Avatar 3 ini diperkirakan akan menjadi film ketiga tahun 2025 yang menembus pendapatan 1 miliar dolar AS atau Rp16,7 triliun, menyusul dua film Disney lainnya, yakni Lilo & Stitch versi live-action dan Zootopia 2.Dominasi Disney di box office global pun semakin terlihat. Hingga kini, belum ada satu pun studio pesaing yang berhasil merilis film dengan pendapatan 1 miliar dolar AS sejak 2023.


(prf/ega)