- Kebakaran hebat melanda Kantor Terra Drone Indonesia di Kemayoran, Jakarta, pada Selasa siang. Perusahaan ini merupakan bagian dari Terra Drone Group yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang.Berdasarkan pemberitaan Kompas.com dikutip dari NHK, pihak Terra Drone Group menyampaikan permintaan maaf dan ungkapan duka atas insiden tersebut.Terra Drone Group menyampaikan permintaan maaf kepada warga sekitar, pelanggan, dan para pihak terdampak."Perusahaan menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada masyarakat setempat, pelanggan, dan semua pihak terkait atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh insiden tersebut," lapor NHK.Baca juga: Tak Mampu Pulangkan Jenazah, Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone Minta Bantuan PramonoDilansir dari situs resminya, Terra Drone Group merupakan salah satu penyedia layanan drone terbesar di dunia. Berdiri sejak 2016, perusahaan ini menawarkan solusi survei udara, inspeksi infrastruktur, hingga analisis data. Selain di Jepang, Terra Drone memiliki kantor di Brasil, Indonesia, Australia, Malaysia, Eropa, dan Angola.Terra Drone Indonesia sendiri berfokus pada layanan drone untuk sektor konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, energi, serta utilitas.Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Terima Jenazah Korban Kebakaran Terra DroneSebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta mengungkap kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 12.43 WIB. Tim damkar tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIB.Pada sekitar pukul 14.10 WIB, api berhasil dipadamkan dan petugas melakukan proses pendinginan.Baca juga: Mendagri Sebut Gedung Terra Drone Punya Risiko Tinggi, Proses Izin Akan DiusutPolres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi jumlah korban meninggal mencapai 22 orang. "Terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Untuk 22 korban sudah dibawa ke RS Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. Di antara korban terdapat seorang wanita hamil tujuh bulan.Menurut Susatyo, sebagian besar korban meninggal karena kekurangan oksigen akibat asap yang memenuhi lantai atas gedung.Baca juga: Alasan Pramono Pakai Jersei Persija saat Tinjau Kebakaran Gedung Terra Drone"Asap naik ke lantai 2, 3, dan sebagainya, oksigen juga kurang, sehingga banyak yang meninggal karena lemas di atas," ujarnya. Seluruh korban kini berada di RS Polri Kramatjati untuk proses identifikasi.Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Selain Kantor, Gedung Terra Drone yang Terbakar Juga Tempat Servis dan Perusahaan Induk Terra Drone di Jepang Minta Maaf atas Kebakaran Kantor Jakarta.
(prf/ega)
Terra Drone Indonesia Terbakar, Perusahaan Induk di Jepang Tunjukkan Keprihatinan
2026-01-12 22:41:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 22:28
| 2026-01-12 21:50
| 2026-01-12 21:09
| 2026-01-12 20:59
| 2026-01-12 20:24










































