Menkeu Purbaya Sebut Pasar Modal RI Masih "To The Moon", Asalkan...

2026-01-12 04:45:57
Menkeu Purbaya Sebut Pasar Modal RI Masih
JAKARTA, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai prospek pasar modal Indonesia masih sangat terbuka dalam jangka panjang, selama fondasi perekonomian nasional dijaga tetap kuat dan konsisten tumbuh.Purbaya bahkan menyebut istilah to the moon yang kerap digunakan di pasar kripto untuk menggambarkan kenaikan harga tajam sebagai analogi optimisme terhadap arah pasar keuangan Indonesia."Karena saya sekarang di pemerintahan. Artinya apa? prospek kita akan terjaga terus," kata Purbaya dalam acara KompasTV Bisnis Economic Outlook 2026 dengan tema "Nyalakan Mesin Pertumbuhan Baru" di Menara Kompas pada Selasa malam.Baca juga: Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen 2026, Ekonom : Perlu Kerja Keras EkstraPIXABAY/PETE LINFORTH Ilustrasi pasar saham. Menurut dia, keyakinan tersebut bukan tanpa dasar, melainkan berangkat dari pemahaman siklus bisnis dan posisi Indonesia saat ini.Ia menjelaskan, ekonomi Indonesia bergerak dalam siklus ekspansi yang biasanya berlangsung sekitar 7 hingga 10 tahun.Siklus terakhir disebutnya mulai kembali terbentuk pascapandemi, sekitar 2022, setelah ekonomi mencapai titik terendah pada 2020.“Kalau kita anggap ekspansi dimulai 2022, secara historis fase ini bisa berlangsung sampai 2029 atau bahkan 2032. Dalam satu siklus ekspansi, nilai aset di pasar bisa naik 4 sampai 5 kali lipat,” ujar Purbaya.Baca juga: Menkeu Purbaya Sebut Tiga Hal Ini Jadi Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026Dengan pendekatan tersebut, Purbaya menilai kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level yang jauh lebih tinggi bukan hal mustahil.Hal ini seiring pertumbuhan ekonomi dan ukuran perusahaan yang semakin besar, pasar modal ikut berkembang.


(prf/ega)