Bytedance Gandeng 3 Vendor HP Bikin Ponsel AI Tanpa Biaya Token

2026-02-02 10:59:39
Bytedance Gandeng 3 Vendor HP Bikin Ponsel AI Tanpa Biaya Token
Rangkuman berita: – Perusahaan teknologi asal China, ByteDance, dikabarkan menggandeng sejumlah produsen ponsel untuk mengembangkan smartphone berbasis kecerdasan buatan (AI).Tiga di antaranya adalah Vivo, Lenovo, dan Transsion, induk merek ponsel seperti Tecno, Infinix, dan Itel. Dalam kerja sama ini, ByteDance akan menyertakan chatbot AI Doubao sebagai aplikasi bawaan.Bundling aplikasi AI langsung di ponsel sebenarnya bukan hal baru di industri smartphone. Samsung misalnya, sudah menyertakan Gemini sebagai bagian dari fitur Galaxy AI di berbagai seri Galaxy terbaru.Oppo juga mengintegrasikan Gemini sebagai asisten AI di ColorOS untuk mendukung pencarian, penulisan, hingga peringkasan konten.Selain itu, Xiaomi mulai membenamkan Gemini dan fitur AI Google ke dalam HyperOS, sementara Motorola menghadirkan Gemini sebagai asisten default di sejumlah ponsel Android terbarunya.Baca juga: Oppo Gandeng Google, HP Find X9 Kini Punya “Otak AI” Gemini dan Cloud 2 TBMeski demikian, induk TikTok itu disebut menawarkan pendekatan berbeda dengan menghilangkan biaya token (zero token fee) untuk penggunaan layanan AI generatif di perangkat.Skema tersebut dinilai dapat menekan biaya operasional produsen sekaligus mempercepat adopsi fitur AI di smartphone.Menurut laporan media teknologi China TechNode, ByteDance akan menyediakan plugin AI generatif (AIGC) yang terintegrasi langsung di sistem ponsel.Plugin tersebut mencakup berbagai fungsi berbasis AI, mulai dari asisten cerdas, pembuatan konten, hingga pemrosesan bahasa dan gambar secara real-time.Berbeda dengan model AI generatif pada umumnya yang mengenakan biaya berdasarkan jumlah token atau pemakaian komputasi, ByteDance memilih untuk tidak membebankan biaya token kepada mitra perangkat kerasnya.Sebagai gantinya, perusahaan akan mengandalkan skema bagi hasil dari lalu lintas pengguna, layanan berlangganan, dan potensi monetisasi lainnya.Langkah ini disebut sebagai strategi ByteDance untuk memperluas ekosistem AI di luar platform aplikasinya, sekaligus memperkuat posisi teknologi AI miliknya di pasar perangkat konsumen.TechNode Ponsel Nubia M153 dengan AI Doubao.Baca juga: Gemini Jadi Asisten AI Bawaan Samsung Galaxy S25 Series, Dampingi BixbyKolaborasi ini dinilai dapat menjadi nilai tambah produk bagi produsen ponsel seperti Vivo, Lenovo, dan Transsion, terutama di segmen menengah dan entry-level.Sebelumnya, ByteDance dan vendor ponsel China, ZTE telah mengenalkan prototipe Nubia M153 dengan AI Doubao versi preview. Ponsel ini diposisikan sebagai ponsel AI-native.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 09:55