- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, harga sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami kenaikan.Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, tren kenaikan harga terjadi secara nasional pada Kamis .Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah bawang merah, yang kini dijual dengan harga Rp 53.300 per kilogram (kg). Angka ini mencerminkan kenaikan 1,52 persen atau sekitar Rp 800 per kg dibandingkan hari sebelumnya.Baca juga: Mentan Amran Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Nataru 2025/2026 dan Tidak Ada Kenaikkan HargaMengacu pada data PIHPS, berikut rincian sejumlah harga pangan nasional yang mengalami kenaikan jelang Natal dan Tahun Baru 2025:Kenaikan harga pangan ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.Baca juga: Bantu Petani Aceh, Mentan Amran Borong 40 Ton CabaiMenanggapi kenaikan harga pangan jelang Nataru, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi pedagang yang menjual pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).Amran menyatakan, setelah bertemu dengan sejumlah asosiasi pedagang pangan, seluruh pihak telah sepakat untuk mematuhi ketentuan HET.“Alhamdulillah kami bersama seluruh asosiasi yang bergerak di bidang pangan sepakat jangan ada menjual harga di atas HET. Tidak boleh melewati HET karena suplai cukup,” ujar Amran di kantor Bapanas, Jakarta Selatan, Kamis .Ia menambahkan, kesepakatan tersebut juga mencakup komitmen bersama untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.“Jadi kesimpulannya adalah petani bahagia, pedagang untung, konsumen tersenyum. Itu kesepakatan kita,” kata Amran.Baca juga: Pecat Pegawai yang Lakukan Pungli Bantuan Pertanian, Mentan Amran: Tidak Ada ToleransiAmran menegaskan, pemerintah tidak lagi mengedepankan pendekatan persuasif terhadap pedagang yang melanggar HET. Menurut dia, masa imbauan telah berakhir dan penindakan akan dilakukan secara langsung.“[Kalau masih] melanggar HET, kita tindak. Bukan lagi imbauan. Masa imbauan sudah selesai. Satgas Pangan langsung turun menindak,” tegas Amran.Ia memastikan Satgas Pangan siap turun ke lapangan untuk mengawasi harga dan menindak pedagang yang masih menjual komoditas pangan di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.Di tengah kenaikan harga pangan, pemerintah memastikan stok pangan nasional aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru 2025.Pengawasan ketat dilakukan untuk mencegah spekulasi harga dan menjaga daya beli masyarakat.Baca juga: Dukung Swasembada Pangan Papua, Mentan Targetkan Cetak 100.000 Ha Sawah BaruSebagai acuan, berikut HET nasional untuk sejumlah komoditas pangan strategis:Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak serta melaporkan jika menemukan harga pangan yang dijual di atas HET, guna menjaga stabilitas harga jelang Natal dan Tahun Baru.Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harga Beras hingga Bawang Merah Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Amran Keluarkan Ancaman
(prf/ega)
Harga Pangan Naik Jelang Nataru, Mentan Tegaskan Pedagang Tak Boleh Langgar HET
2026-01-12 07:00:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:23
| 2026-01-12 06:08
| 2026-01-12 05:31
| 2026-01-12 05:06
| 2026-01-12 04:51










































