PPMI Assalaam di Sukoharjo Jadi Ponpes Pertama di Indonesia Ajarkan Mapel Pendidikan Kependudukan

2026-01-12 03:48:03
PPMI Assalaam di Sukoharjo Jadi Ponpes Pertama di Indonesia Ajarkan Mapel Pendidikan Kependudukan
SUKOHARJO, - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, meresmikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis .PPMI Assalaam menjadi pondok pesantren pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam berbagai mata pelajaran."Pesantren (PPMI Assalaam) ini pertama kali. Tapi kita berharap setiap sekolah ada SSK," ujar Wihaji saat peresmian.Baca juga: 1.600 Eks Karyawan Sritex Diterima di Perusahaan Garmen PT CBS SukoharjoPPMI Assalaam memiliki empat unit pendidikan, yaitu MTs PPMI Assalaam, MA PPMI Assalaam, SMA Assalaam, dan SMK Assalaam, dengan total 2.600 santri.Dengan banyaknya santri yang akan mengimplementasikan SSK, diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat bagi perkembangan demografi Indonesia.Wihaji menekankan pentingnya keterlibatan penduduk, khususnya mengenai isu kependudukan, yang harus dimulai sejak usia sekolah, termasuk di institusi pendidikan pesantren.Baca juga: Satgas Pangan Sukoharjo Pastikan Stok dan Harga Beras Aman: Tidak Ada Kelangkaan atau Penimbunan"Ada materi-materi khusus untuk teman-teman usia remaja. Usia SMP/MTs, SMA/SMK yang mesti kita edukasi yang berkenaan dengan hal-hal dasar keluarga," tambahnya.Menteri Wihaji berharap SSK dapat meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab santri terhadap kondisi kependudukan, serta mengembangkan sikap dan perilaku yang tepat dalam berkontribusi mengatasi permasalahan kependudukan di Indonesia.Penerapan pendidikan kependudukan akan dilakukan melalui berbagai kegiatan kesiswaan dan bimbingan konseling.SSK juga didukung dengan Pojok Kependudukan (Population Corner) sebagai salah satu sumber bacaan bagi peserta didik, yang bertujuan untuk membentuk karakter generasi berencana.Baca juga: Dari Sampah hingga Emisi, Begini Cara SMKN 2 Sukoharjo Didik Siswa Cinta Bumi"Tentu ini akan saya sampaikan termasuk di sekolah yang pondok modern ini. Kalau tidak, mohon maaf bisa salah jalan, termasuk tiga isu bagi anak-anak SMA dan SMP. Jangan sampai melakukan pernikahan dini, jangan melakukan seks pranikah, dan jangan NAPZA. Karena inilah yang merusak generasi bangsa," ungkap Wihaji.Direktur PPMI Assalaam, Uripto, berharap PPMI Assalaam dapat menjadi model pendidikan pesantren berwawasan kependudukan, serta melahirkan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap pembangunan keluarga serta isu-isu kependudukan nasional."PPMI Assalaam berkomitmen menjadi pelopor pesantren berwawasan kependudukan, memperkuat peran pendidikan Islam dalam membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," katanya.


(prf/ega)