Dilema Hector Souto Pilih Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk SEA Games 2025

2026-01-14 18:27:56
Dilema Hector Souto Pilih Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk SEA Games 2025
- Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkap kondisi sulit yang ia hadapi saat menentukan daftar pemain untuk SEA Games 2025.Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, pelatih asal Spanyol itu menyampaikan bahwa proses seleksi pemain membutuhkan perhatian besar."Tidak mudah bagi batin saya dalam beberapa hari terakhir," tulis Souto.Ia menjelaskan bahwa tenggat waktu seleksi datang terlalu cepat. Situasi ini membuat proses penilaian pemain menjadi terbatas.Souto menilai keputusan yang harus diambil sebelum kompetisi dimulai telah menggeser ruang evaluasi yang biasanya dilakukan secara menyeluruh."Ketika kami diwajibkan mengambil keputusan secara tergesa-gesa dan menentukan daftar final jauh sebelum kompetisi dimulai, ruang untuk mengevaluasi dengan ketelitian dan rasa keadilan menjadi sangat terbatas, dan hal itu terutama berdampak pada mereka yang paling bekerja keras: para pemain," ungkapnya.Baca juga: Pengamat Optimistis Timnas U22 Indonesia Bisa Pertahankan Emas di SEA Games 2025Dalam penjelasannya, Souto membandingkan olahraga beregu dan individu. Menurutnya, futsal memerlukan proses pembentukan tim yang lebih panjang."Saya dapat memahami bahwa dalam olahraga individu dinamika seperti ini mungkin masih memiliki logika tertentu, namun dalam olahraga beregu situasinya berbeda: membangun sebuah tim nasional membutuhkan waktu, kebersamaan, sinergi, dan kesempatan nyata bagi semua pemain," jelasnya.Souto juga menyoroti tekanan tambahan karena daftar pemain harus diumumkan secara publik. Ia menyebut bahwa kondisi tersebut tidak selalu memberi gambaran lengkap mengenai proses seleksi.PSSI Aksi para pemain Timnas futsal Indonesia saat melawan Australia di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu .Baca juga: Timnas U22 Indonesia Vs Filipina, Modal Catatan Manis Lawan The Azkals"Penetapan tenggat waktu yang terlalu dini menciptakan situasi-situasi sensitif yang tidak pernah diinginkan oleh seorang pelatih mana pun," tambahnya.Skuad Timnas Futsal Indonesia saat ini diperkuat pemain Pro Futsal League.Beberapa nama di antaranya adalah Mochammad Iqbal, Ardiansyah Nur, dan Evan Soumilena. Meski demikian, daftar akhir untuk SEA Games 2025 belum dirilis.Souto menyampaikan rasa empatinya kepada pemain yang belum mendapat kesempatan dinilai secara penuh akibat keterbatasan waktu."Empati terbesar saya tertuju kepada para pemain yang, karena situasi ini, tidak dapat dievaluasi dengan sepenuhnya adil sebagaimana yang mereka layak dapatkan," ujarnya.Ia memuji dedikasi skuad yang sudah berlatih keras selama pemusatan latihan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-14 17:59