JAKARTA, - Kamar Dagang Hainan Indonesia resmi dibentuk dan siap memainkan peran strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, teknologi, dan budaya antara Indonesia dan China, khususnya dengan Provinsi Hainan.Peresmian pembentukan kamar dagang sekaligus pelantikan dewan pengurus periode pertama berlangsung pada Jumat di Jakarta.Wakil Ketua Harian Kamar Dagang Hainan Indonesia, Ayudha, mengatakan bahwa pembentukan kamar dagang menjadi tonggak penting dalam penguatan industri perdagangan nasional, seiring semakin eratnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan China.Baca juga: Belajar dari China: Revolusi Modal Manusia atau Terjajah TeknologiBerdasarkan data perdagangan, nilai perdagangan Indonesia dan China mencapai 70,8 miliar dollar AS pada paruh pertama 2025.Angka tersebut tumbuh 15,5 persen secara tahunan dan menegaskan posisi China sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, baik untuk ekspor maupun impor.“Nilai perdagangan kedua negara terus meningkat dan menunjukkan potensi kerja sama yang sangat besar. Kehadiran Kamar Dagang Hainan Indonesia diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif bagi pelaku usaha kedua negara,” ujar Ayudha lewat keterangan pers, Minggu .Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia ke China pada periode Januari-Juni 2025 meningkat 8,9 persen menjadi 30,5 miliar dollar AS.Kenaikan ini terutama didorong oleh ekspor nikel dan turunannya, besi dan baja, serta sejumlah komoditas pertanian dan perkebunan.Ekspor besi dan baja tercatat naik 15,7 persen, sementara nikel meningkat 21,2 persen.Peningkatan tersebut sejalan dengan tingginya kebutuhan bahan baku untuk pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) serta pembangunan infrastruktur di China.Selain sektor industri, ekspor produk pertanian dan perkebunan Indonesia ke China juga mencatat lonjakan signifikan.Ekspor karet naik 182 persen, kopi meningkat hingga 90 persen, kakao 88 persen, serta buah-buahan tumbuh sekitar 10 persen.Peningkatan permintaan ini seiring dengan berkembangnya kelas menengah di China.Di sisi lain, impor Indonesia dari China juga mengalami kenaikan signifikan.Total impor tumbuh 21 persen menjadi 40,2 miliar dollar AS, yang didominasi oleh kendaraan, peralatan elektronik, serta mesin dan peralatan mekanis.
(prf/ega)
Kamar Dagang Hainan Indonesia Dibentuk, Bidik Penguatan Perdagangan RI-China
2026-01-13 01:33:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:19
| 2026-01-13 00:04
| 2026-01-13 00:00










































