Dosen Untag yang Tewas di Hotel Semarang Ternyata 1 KK dengan AKBP B, Polisi Dalami Hubungan

2026-01-11 22:16:30
Dosen Untag yang Tewas di Hotel Semarang Ternyata 1 KK dengan AKBP B, Polisi Dalami Hubungan
SEMARANG, - Kasus meninggalnya seorang dosen perempuan di sebuah hotel di Kota Semarang, Jawa Tengah, masih menyisakan tanda tanya besar.Korban ditemukan pada Selasa dalam keadaan tanpa busana, dan terdapat dugaan bahwa ia memiliki hubungan keluarga dengan seorang polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berinisial B.Dugaan tersebut muncul setelah diketahui bahwa AKBP B sempat bertemu dengan dosen perempuan itu di lokasi penemuan jasadnya.Baca juga: AKBP Basuki Dipatsus 20 Hari, Diduga Terlibat Satu KK dengan Dosen Untag Semarang yang Tewas di HotelDirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Dwi Subagio, mengungkapkan bahwa informasi mengenai hubungan antara korban dan AKBP B baru diterimanya setelah berbincang dengan mahasiswa dari kampus tempat korban mengajar."Ini yang baru kami tahu," kata Dwi kepada awak media pada Kamis .Dwi juga meminta kepada masyarakat yang memiliki informasi lebih lanjut tentang peristiwa ini untuk melaporkannya kepada penyidik."Kami akan dalami itu," ujarnya.Baca juga: Ratusan Mahasiswa Untag Geruduk Polda Jateng Tuntut Transparansi Kasus Kematian Dosen SemarangDia menambahkan bahwa ada beberapa momen di mana korban dan AKBP B diketahui beraktivitas bersama, namun Dwi belum bisa memberikan rincian lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung."Sedang kami dalami bagaimana hubungan sebenarnya antara mereka ini," lanjutnya.Selain itu, AKBP B juga sedang diperiksa karena keberadaannya di lokasi saat dosen perempuan tersebut ditemukan tak bernyawa."Saat ini dalam proses pemeriksaan," kata Dwi.Baca juga: Kenapa Dosen Untag Semarang yang Meninggal di Hotel Satu KK dengan Polisi AKBP?Menurut informasi yang diterima Dwi, anggota polisi tersebut telah diperiksa selama dua hari oleh Propam."Kemarin (diperiksa Propam)," tambahnya.Sebelum ditemukan tewas, korban dilaporkan sempat bersama seorang pria yang diketahui sebagai anggota polisi aktif berpangkat AKBP.Namun, hingga saat ini, hubungan pasti antara korban dan polisi tersebut masih belum terungkap.


(prf/ega)