JAMBI, – Setelah membunuh EY (37), anggota Propam Polres Tebo, Polda Jambi, Bripda W sempat bersandiwara. Hal ini terungkap dalam percakapan Anis, adik kandung EY, dengan tersangka.Anis menghubungi Bripda W setelah mengetahui kakaknya tewas dan meminta agar W memaafkan EY jika ada kesalahan semasa hidupnya."Mbak Erni ndk ada lagi bg. Maafin kesalahan mbak Erni ya bang," kata Anis melalui WhatsApp.Bripda W merespons dengan berpura-pura kaget dan menyampaikan belasungkawa seolah tidak mengetahui kematian EY."Serusan kk, innalilahiwainnalilahi rojiun," kata W."Turut berduka cita kak dak (tidak) nyangka (menyangka) kami (saya) ini kak," tambahnya.Anis mengaku tidak curiga saat menghubungi Bripda W. "Saya tidak ada curiga sama sekali, pesan itu saya kirim setelah tahu kakak sudah meninggal," katanya.Baca juga: Terungkap Alasan Polisi yang Bunuh Dosen di Jambi Bawa Kabur Harta KorbanAnis meminta agar Bripda W dihukum setimpal atas perbuatannya."Kami meminta supaya yang pelaku yang menghilangkan nyawa kakak saya dengan keji supaya diberikan hukuman yang setimpal, yang seadil-adilnya," kata Anis.Keluarga masih terpukul. EY dikenal murah hati dan sebagai pendidik yang baik."Kami berharap Polres dengan cepat menyelesaikan perkara ini," tambah Anis.Pihak keluarga, termasuk ibu EY yang saat ini sakit, mengaku sudah mengikhlaskan kepergian EY, tetapi menegaskan hukum harus ditegakkan."Kami hanya memohon keadilan yang seadail-adilnya," kata Anis.Baca juga: Polisi Bunuh dan Perkosa Dosen di Jambi, Adik Korban Desak Hukuman Maksimal untuk Bripda W Akun TikTok @anisa b Tangkapan layar percakapan Bripda W dengan Anisa, adik kandung EY, dosen di Muaro Bungo, Provinsi Jambi yang tewas dibunuh.Bripda W sengaja membawa kabur mobil, motor, iPhone, dan perhiasan EY untuk mengaburkan fakta pembunuhan sebagai perampokan, kata Kapolres Tebo, AKBP Natalena Eko Cahyono."Sehingga dia mengambil harta benda korban, dengan tujuan mengaburkan peristiwa sebenarnya, menjadi seakan-akan terjadi perampokan," kata Natalena, Selasa .W berupaya membersihkan lokasi kejadian dengan mengepel lantai. Ia pertama membawa motor Honda PCX korban ke parkiran RS Hanafie Muaro Bungo, lalu kembali ke rumah korban untuk mengambil mobil.Pelaku mengenakan wig untuk menyamarkan wajahnya. "Kenapa pakai wig menghindari wajah pelaku dikenali," kata Natalena. Tetangga korban sempat melihat seseorang berambut gondrong keluar dari rumah.Bripda W ditangkap di kosannya di Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, pada Minggu , tidak lama setelah EY ditemukan tewas.
(prf/ega)
Sandiwara Bripda W Usai Bunuh dan Perkosa Dosen EY di Jambi
2026-01-12 05:52:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:35
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 03:43










































