Prabowo Janji Lakukan Segala Upaya Atasi Kesulitan Korban Banjir Sumatera

2026-01-15 07:20:56
Prabowo Janji Lakukan Segala Upaya Atasi Kesulitan Korban Banjir Sumatera
JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan yang dialami pascabencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, untuk meninjau lokasi banjir dan tanah longsor, Senin ."Banyak jalan yang masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami," kata Prabowo dikutip dari tayangan langsung Kompas TV, Senin.Baca juga: Korban Banjir Medan Marelan Merasa Tak Punya Harapan: Pak Prabowo Tolong KamiIa pun menyatakan bahwa pengiriman bantuan kepada korban bencana akan berlanjut setiap hari.Ia menyebutkan, kapal besar yang sudah bisa mendarat di Sibolga hingga Hercules milik TNI akan dikerahkan."Sekarang masalah BBM, tapi kapal besar sudah mendarat di Sibolga, kemudian Hercules terus kita kerahkan. Mungkin tiap hari berapa titik bisa didaratkan, ya," beber dia.Baca juga: Prabowo Langsung Naik Heli Tinjau Lokasi Banjir Tapanuli UtaraLebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa musibah dan penanganannya akan dihadapi.Dia juga berterima kasih kepada TNI-Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, BNPB, dan pemda yang sudah bekerja."Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan solidaritas, kompak kita atasi. Negara kita kuat sekarang, mampu kita atasi," tandas Prabowo.Sebagai informasi, kunjungan Prabowo ke Tapanuli Tengah ditemani sejumlah pejabat.Mereka adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Agus Subiyanto.Ada pula Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.Setelah dari Tapanuli Tengah, Prabowo bertolak ke Aceh.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-15 05:54