- Sebanyak 10 jenazah korban banjir bandang yang melanda Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung, pada Kamis .Pemakaman ini dilakukan sebagai langkah darurat sekaligus bentuk penghormatan bagi para korban yang hingga kini belum berhasil teridentifikasi.Kepala Pusat Inafis Polri Brigjen Pol Mashudi menjelaskan bahwa para korban yang dimakamkan terdiri dari tiga anak perempuan, dua anak laki-laki, empat perempuan dewasa, dan satu laki-laki dewasa."Pemakaman 10 jenazah itu dilakukan secara massal dalam satu lubang lahat dan sebelumnya kami melakukan penyelenggaraan Shalat Jenazah di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung," ujarnya dikutip dari Antara.Baca juga: Korban Bencana Sumbar, 24 Jenazah Tak Teridentifikasi Dimakamkan Massal di PadangIa menambahkan bahwa seluruh jenazah tersebut belum diketahui identitasnya. Proses identifikasi melalui pencocokan DNA masih terus dilakukan di tengah keterbatasan fasilitas penyimpanan jenazah di RSUD Lubuk Basung.Brigjen Mashudi menjelaskan bahwa pemakaman segera dilakukan karena adanya kewajiban keagamaan serta keterbatasan ruang penyimpanan jenazah."Ini butuh waktu yang cukup lama dan sebagaimana ajaran Islam, jenazah harus segera dimakamkan dan ini juga mengingatkan keterbatasan ruang jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah Lubuk Basung," katanya.Meski demikian, proses identifikasi tetap berjalan dengan mengambil sampel DNA dari jenazah serta sampel pembanding dari masyarakat yang kehilangan anggota keluarga.Baca juga: Terhalang Tumpukan Kayu, Tim Pendeteksi Mayat dari China Kesulitan Cari Korban Banjir AcehJika kecocokan identitas ditemukan, keluarga diperbolehkan memindahkan jenazah atau tetap melakukan ziarah di lokasi pemakaman sekarang.Polri hingga kini telah mengidentifikasi 128 jenazah di Kabupaten Agam, dan semuanya sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak.Namun, masih ada sejumlah korban yang belum teridentifikasi dan perlu proses forensik lebih lanjut."Saya mewakili pimpinan, Kapolri dan Kapolda Sumbar, menyampaikan bela sungkawa atas korban bencana alam di Sumbar," kata Brigjen Mashudi.Baca juga: BNPB Tegaskan Tak Ada Keterlambatan Distribusi Logistik untuk Korban Banjir SumateraSekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR, mengatakan bahwa Pemkab Agam berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga korban."Kami memberikan pelayanan sebaik mungkin. Kami mengimbau masyarakat dapat tenang dan hidup baik ke depannya," ujarnya.Masyarakat yang belum menemukan anggota keluarga diminta segera memberikan informasi melalui wali nagari, kepala desa, atau posko utama Pemkab Agam untuk membantu proses pendataan.Baca juga: Kapolri Kirim Bantuan Korban Banjir Aceh Tamiang dalam 6 TrukSebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Polda Sumbar juga menyiapkan pemakaman massal bagi puluhan korban bencana banjir dan tanah longsor yang tidak teridentifikasi di kawasan Bungus, Kota Padang.Sekda Provinsi Sumbar Arry Yuswandi menjelaskan bahwa 24 jenazah yang tidak teridentifikasi akan dishalatkan di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi pada pukul 12.30 WIB sebelum dimakamkan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung."Pemerintah Provinsi bersama Polda Sumbar terlebih dahulu melakukan penyelenggaraan jenazah yang tidak teridentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, sebelum dimakamkan secara massal," kata Arry.Baca juga: Mentan Kirim 153 Truk Isi Sembako ke Sumatera, Bantuan Korban Banjir
(prf/ega)
10 Korban Banjir di Agam Sumbar Tak Teridentifikasi Dimakamkan Secara Massal di Satu Liang Lahat
2026-01-13 01:05:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:29
| 2026-01-13 00:10
| 2026-01-12 23:45
| 2026-01-12 23:06
| 2026-01-12 22:54










































