Terjebak di Antariksa 9 Hari, 3 Astronot China Akhirnya Pulang ke Bumi

2026-01-17 04:47:57
Terjebak di Antariksa 9 Hari, 3 Astronot China Akhirnya Pulang ke Bumi
- Tiga astronot China atau taikonaut—Wang Jie, Chen Zhongrui, dan Chen Dong—akhirnya kembali ke Bumi setelah menyelesaikan misi dan sempat menghadapi momen dramatis.Massa tinggal mereka di Stasiun Luar Angkasa Tiangong harus diperpanjang karena kapsul yang digunakan untuk pulang ke Bumi diduga dihantam sampah antariksa.Baca juga: Tiga Astronot China Terjebak di Antariksa Setelah Kapsul Pulang Dihantam Puing Luar AngkasaKetiga taikonaut yang menjadi kru misi Shenzhou-20 itu mendarat dengan selamat di Wilayah Otonomi Mongolia Dalam, China utara, pada Jumat waktu setempat.Total, mereka menghabiskan 204 hari di orbit, mencetak rekor baru durasi terlama untuk misi berawak China.Dikutip Live Science, trio taikonaut ini memulai misi mereka di Tiangong pada April lalu.Mereka seharusnya kembali ke Bumi pada 5 November.Namun, beberapa jam sebelum jadwal keberangkatan, kapsul pulang mereka yang asli dilaporkan dihantam oleh sebuah objek, yang diyakini adalah puing-puing antariksa.Insiden ini memaksa mereka untuk memperpanjang waktu tinggal mereka di orbit.Untuk membawa pulang awak yang terdampar tersebut, perwakilan dari China Manned Space Agency (CMSA) harus melakukan pengujian pada kapsul cadangan.Awak Shenzhou-20 akhirnya pulang menggunakan kapsul dari wahana antariksa Shenzhou-21, yang membawa kru pengganti mereka ke stasiun.Proses kepulangan ketiganya berlangsung dramatis pada Jumat lalu.Wahana Shenzhou-21 melepaskan diri dari Tiangong pada pukul 11.14 pagi Waktu Beijing, dan kapsul berisi taikonaut berpisah dari kapsul orbital Shenzhou-21 pada pukul 2.49 sore Waktu Beijing, sebelum mendarat di Bumi pukul 4.40 sore Waktu Beijing.Meskipun masih ada ketidakpastian mengenai detail insiden yang menimpa kapsul pulang asli, jumlah sampah antariksa di sekitar Bumi memang terus meningkat.Benda-benda seperti booster roket dan puing-puing perjalanan ruang angkasa lainnya memenuhi orbit dan meningkatkan risiko tabrakan dengan wahana berawak.Baca juga: Saat Astronot China Bikin Ayam Panggang di Antariksa, Bagaimana Caranya?Laporan kantor berita China, Xinhua menyebut, ketiga awak Shenzhou-20 berada dalam kondisi sehat setelah misi yang penuh tantangan tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-17 04:21