JAKARTA, -Operasi penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menghadapi hambatan besar setelah infrastruktur transportasi, listrik, dan komunikasi lumpuh akibat siklon tropis yang memicu banjir dan longsor.Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menilai gangguan infrastruktur ini menjadi kendala utama pengiriman bantuan.“Saya sangat berduka atas korban jiwa, warga yang hilang, serta masyarakat yang masih terisolasi akibat terputusnya akses transportasi dan logistik. Pemerintah terus bekerja cepat, tepat, dan tetap prudent untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi situasi sangat berat,” ujar AHY di Medan, Minggu .Baca juga: AHY Ungkap Tantangan Distribusi Bantuan ke Lokasi Bencana di SumateraBMKG melaporkan bencana dipicu tropical cyclone, fenomena cuaca langka yang terakhir tercatat sekitar 25 tahun lalu.Dampaknya meluas, akses darat putus di Aceh serta beberapa kabupaten di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.Jaringan komunikasi mati di sejumlah titik. Cuaca ekstrem menghambat evakuasi dan pergerakan bantuan.Di Posko Operasi Modifikasi Cuaca di Kualanamu, AHY memimpin rapat koordinasi bersama BMKG dan BNPB. Tujuannya memetakan kembali jalur logistik karena banyak rute darat tidak dapat dilalui.AHY menyebut operasi udara menjadi satu-satunya opsi untuk menjangkau wilayah terisolasi. Kapasitas armada masih terbatas.“Kita menghadapi kondisi yang tidak mudah. Jalur putus, cuaca buruk, BBM terbatas, bahkan tiga helikopter yang tersedia hanya dapat mengangkut sekitar enam ton per trip,” kata AHY.Baca juga: ASDP Aktifkan Tiket Manual di Aceh demi Jaga Mobilitas Warga Terdampak BanjirIa menambahkan pemerintah memacu pengerahan alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk membuka jalur yang tertutup longsor.Ia juga meminta optimalisasi bandara dan titik pendaratan helikopter melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, ditambah dukungan armada TNI dan Polri.“Kami memastikan armada udara, termasuk helikopter TNI Polri, dapat digunakan optimal untuk dropping logistik dan bantuan medis. Ini sangat krusial mengingat banyak jalur darat masih terputus,” ucapnya.
(prf/ega)
Akses Darat Putus, Pemerintah Andalkan Operasi Udara untuk Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana di Sumatera
2026-01-11 03:42:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:21
| 2026-01-11 04:11
| 2026-01-11 04:02
| 2026-01-11 03:44
| 2026-01-11 01:37










































