Retakan Tapal Kuda, Ahli Geologi Ingatkan Potensi Longsor Susulan di Cibeunying Cilacap

2026-02-03 07:55:58
Retakan Tapal Kuda, Ahli Geologi Ingatkan Potensi Longsor Susulan di Cibeunying Cilacap
CILACAP, - Ahli geologi mengingatkan adanya retakan tapal kuda yang bisa memicu potensi longsor susulan di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Hal tersebut disampaikan Guru Besar Teknik Geologi dan Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati. Ia mengatakan, pada bagian atas tebing yang sebelumnya sudah longsor kini terdeteksi retakan tanah berbentuk tapal kuda.Pola retakan ini mengarah ke jalur longsoran yang sudah terjadi."Retakan tapal kuda adalah batas antara lereng yang masih stabil dan bagian yang mulai bergeser. Bila hujan turun dan air meresap ke dalam retakan tersebut, pergerakan tanah bisa makin cepat dan memicu longsor susulan," kata Dwikorita di Cilacap, Sabtu .Baca juga: Korban Hilang Longsor Cibeunying Diperkirakan Tertimbun hingga Kedalaman 8 MeterDwikorita menekankan bahwa kondisi ini sangat berbahaya, terutama karena saat ini masih berlangsung proses evakuasi dan pencarian korban yang tertimbun di area bawah tebing.Sebab, kestabilan lereng dapat berubah dalam hitungan menit ketika hujan mulai turun.Dwikorita meminta seluruh petugas, relawan, dan masyarakat untuk segera meningkatkan kewaspadaan.Ia menegaskan bahwa area longsor harus segera dijauhi begitu hujan mulai turun, bahkan jika hanya berupa hujan rintik, karena air yang masuk ke celah retakan dapat mempercepat pergerakan tanah.Seluruh aktivitas di bawah lereng yang sudah menunjukkan retakan tapal kuda diminta untuk dihentikan demi mencegah risiko tertimpa longsor susulan.Baca juga: BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca, Dukung Pencarian 17 Korban Longsor Cibeunying CilacapSelain itu, kata dia, warga diminta menjaga jarak aman dengan mengambil posisi berada di area datar setidaknya dua kali tinggi tebing dari titik retakan, agar tetap berada di luar zona kemungkinan luncuran massa tanah."Situasi ini kritis. Air hujan adalah pemicu utama longsor susulan. Bila retakan tapal kuda sudah muncul, artinya lereng sedang dalam kondisi tidak stabil dan bisa bergerak sewaktu-waktu," ujar Dwikorita.Baca juga: Update Pencarian Korban Hilang Longsor Cibeunying Cilacap, Pasutri dan Anak Ditemukan MeninggalDwikorita mengingatkan bahwa pemantauan visual terhadap retakan dan kondisi lereng harus dilakukan secara terus-menerus selama proses evakuasi berlangsung untuk mencegah jatuhnya korban tambahan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-02-03 06:38