Impresi Awal Coba VinFast VF 7, Kabin Lapang

2026-01-15 01:30:54
Impresi Awal Coba VinFast VF 7, Kabin Lapang
BALI, - Pada ajang apresiasi VCreator Summit 2025 di Bali, Sabtu , VinFast Indonesia menyiapkan beberapa model yang bisa dicoba oleh para peserta acara.Salah satunya adalah VF 7, SUV listrik yang sudah diluncurkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, beberapa waktu lalu.VF 7 masih mengusung bahasa desain yang sama dengan model VinFast lainnya. Bumper sisi kiri dan kanan terdapat lubang hawa, tepat di bawah lampu utama, seolah menegaskan aerodinamis yang tinggi.Baca juga: Sepak Terjang VinFast Dua Tahun di Indonesia Kompas.com/Donny Test drive VinFast VF 7Bagian belakang tak kalah menarik dengan desain sedikit agresif. Atasnya terdapat spoiler dan garis-garis bodinya juga tegas.Saat masuk ke kabin, impresi awal yang dirasakan adalah nyaman dan elegan. Pengaturan jok sudah elektrik dan setir dengan tilt dan telescopic, membuat pencarian posisi berkendara yang ergonomis tidak sulit.Baca juga: Pemprov DKI Aktifkan TPS bagi Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Kramat JatiVisibilitas yang ditawarkan cukup baik, layar panel instrumen terlihat jelas. Layar head unit yang berada di tengah dasbor juga berorientasi pada pengemudi. Kompas.com/Donny Test drive VinFast VF 7Untuk layar head unit, tampilannya dirasa cukup penuh dan awalnya agak sulit untuk memahaminya.Butuh waktu adaptasi untuk bisa membaca infomasi yang ditampilkan, hingga dirasa menjadi informatif.Suspensinya mampu meredam getaran dengan cukup baik. Sayangnya, untuk performanya sulit dirasakan karena lokasi pengetesan yang hanya berada di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).Baca juga: Kemenhub: Pembatasan Truk di Tol Berlaku hingga 4 Januari Kompas.com/Donny Test drive VinFast VF 7Redaksi dengan postur tinggi 157 cm juga sempat merasakan duduk di baris kedua. Kursinya dibuat miring, sehingga posisi kaki hampir terasa seperti jongkok.VF 7 merupakan model flagship dari VinFast Indonesia. Model ini yang banderolnya paling tinggi untuk saat ini. Kompas.com/Donny Test drive VinFast VF 7VF 7 dipasarkan dengan dua skema, berlangganan baterai dan yang termasuk baterai. Tipenya juga ada dua, yakni Eco dengan sistem penggerak roda depan (FWD) dan Plus untuk sistem penggerak semua roda (AWD).- VF 7 Eco Rp 418 juta (OTR Jakarta), baterai berlangganan- VF 7 Eco Rp 468 juta (OTR Jakarta), sudah termasuk baterai- VF 7 Plus Rp 508 juta (OTR Jakarta), baterai berlangganan- VF 7 Plus Rp 568 juta (OTR Jakarta), sudah termasuk baterai


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-14 23:51