Geger MBG Berulat di MTsN 1 Palangka Raya, Kepala Sekolah Beri Penjelasan

2026-01-12 05:13:58
Geger MBG Berulat di MTsN 1 Palangka Raya, Kepala Sekolah Beri Penjelasan
PALANGKA RAYA, — Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menuai sorotan setelah ditemukan makanan berulat yang dibagikan kepada siswa MTsN 1 Palangka Raya, Rabu .Kepala MTsN 1 Palangka Raya, Rita Sukaesih, membenarkan peristiwa tersebut.Ia mengatakan, temuan itu diketahui setelah salah satu siswa melihat adanya ulat di dalam menu MBG yang telah disajikan.“Kasus itu terjadi saat konsumsi MBG dibagikan kepada siswa. Kami melihat hanya satu siswa yang melapor, tapi kalaupun lebih dari satu, kami harap pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih hati-hati,” ujar Rita, Kamis .Baca juga: Enam Dapur MBG di Pandeglang Berhenti Operasi karena Anggaran Belum TurunRita menjelaskan, menu MBG pada hari itu adalah osengan ikan teri dan kacang. Dalam hidangan itulah ulat ditemukan.“Kan ada campuran ikan teri dan kacang utuh, di situ ada ulat, semacam sambal goreng teri kacang,” katanya.Siswa yang menemukan ulat tersebut segera berhenti makan dan melapor ke guru.Guru kemudian mengimbau siswa lain agar tidak melanjutkan konsumsi makanan tersebut.“Mereka makan pada siang hari, setelah itu baru ada anak yang melapor. Mungkin ada juga anak lain yang mengalami hal serupa tapi tidak melapor,” tutur Rita.Rita menyampaikan, pihak sekolah selalu berusaha memastikan makanan MBG yang datang tidak dalam kondisi rusak atau basi.Dalam perjanjian dengan SPPG, makanan harus tiba di sekolah sebelum pukul 11.00 waktu setempat.“Kenapa saya ambil jam segitu, supaya makanan diantar, anak-anak salat zuhur, lalu istirahat dan langsung makan. Jadi tidak mengganggu pembelajaran,” jelasnya.Baca juga: Survei Ungkap Alasan Siswa Tak Habiskan MBG, Apa Saja?Ia menegaskan, sejauh ini tidak ada siswa yang sakit setelah mengonsumsi makanan MBG tersebut.Bila ada yang demam, menurutnya hal itu kemungkinan besar karena faktor cuaca yang berubah-ubah.“Saya berharap sekali kepada pihak SPPG agar dalam memasak sampai menyajikan MBG ini betul-betul teliti. Dari mencuci sayuran, memastikan tidak ada ulat, hingga proses memasak dan penyajian harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.


(prf/ega)