- Siklon Tropis Fung-Wong telah memasuki wilayah Filipina, tepatnya di Provinsi Aurora, Pulau Luzon, pada Minggu malam.Enam orang dilaporkan meninggal dunia setelah siklon tropis tersebut memicu topan dahsyat.Tak hanya itu, Siklon Tropis Fung-Wong juga menyebabkan banjir dan tanah longsor yang menjadi penyebab utama korban jiwa.Menurut laporan BBC, Selasa , sebagian warga Filipina kini hidup tanpa listrik akibat terjangan badai.Lebih dari 1,4 juta orang telah dievakuasi sebelum badai mencapai daratan Filipina. Dampak Siklon Tropis Fung-Wong begitu serius karena sistem ini bergerak dengan kecepatan angin berkelanjutan 185 km/jam dan embusan sekitar 227 km/jam.Lalu, apakah wilayah Indonesia terdampak Siklon Tropis Fung-Wong?Baca juga: BMKG: Siklon Tropis Fung-wong Masih Picu Cuaca Ekstrem, Cek Wilayah TerdampakDirektur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani menjelaskan, Siklon Tropis Fung-Wong terdeteksi di Laut China Selatan.Siklon Tropis Fung-Wong berada di koordinat 19.8 lintang utara dan 117.9 bujur timur yang berjarak sekitar 1.830 km sebelah utara Tarakan.Hal itu sesuai dengan pantauan BMKG pada Selasa pukul 07.00 WIB.“Arah gerak barat laut-utara, kecepatan 9 knots (16 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia,” ujar Andri saat dihubungi Kompas.com, Selasa .Ia menambahkan, Siklon Tropis Fung-Wong memiliki kekuatan 60 knots atau sekitar 110 km/jam dan tekanan 980 hPa.Siklon Tropis Fung-Wong juga memasuki kategori dua yang artinya intensitas kecepatan angin sistem ini mencapai 35-47 knots atau sekitar 63-88 km/jam.Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis Kalmaegi dan Sirkulasi SiklonikAndri menjelaskan, kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Fung-Wong diprediksi menurun dalam 24 jam ke depan terhitung sejak Selasa pukul 07.00 WIB.Namun, sistem masih dalam kategori dua dengan pergerakan ke arah utara–timur laut menjauhi wilayah Indonesia.
(prf/ega)
Filipina Porak-poranda Dihantam Siklon Tropis Fung-Wong, Ini Dampaknya bagi Indonesia
2026-01-12 09:16:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:05
| 2026-01-12 08:54
| 2026-01-12 07:40
| 2026-01-12 07:31










































