Cara Perpanjang Rujukan BPJS, Syarat, dan Prosedurnya

2026-02-05 05:45:10
Cara Perpanjang Rujukan BPJS, Syarat, dan Prosedurnya
– Peserta BPJS Kesehatan kerap membutuhkan rujukan untuk mendapatkan pelayanan lanjutan di rumah sakit. Namun, rujukan ini memiliki masa berlaku.Ketika masa berlakunya habis, peserta perlu melakukan perpanjangan agar layanan kesehatan tetap bisa diakses tanpa kendala di rumah sakit yang jadi tempat rujukan.Rujukan BPJS merupakan surat pengantar dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas atau klinik, untuk peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.Mengutip informasi resmi BPJS Kesehatan, masa berlaku rujukan adalah 90 hari sejak diterbitkan. Jika pasien masih memerlukan kontrol atau pengobatan lanjutan setelah masa berlaku berakhir, maka perlu melakukan perpanjang surat rujukan BPJS.Baca juga: Berapa Kali Skrining BPJS Kesehatan dalam Setahun?Untuk memperpanjang rujukan di FKTP, peserta perlu menyiapkan syarat, yakni menunjukan kartu BPJS Kesehatan fisik atau bisa diganti dengan kartu digital di aplikasi Mobile JKN.Peserta juga perlu membawa surat kontrol atau resume medis pengantar dari rumah sakit (jika perpanjangan dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter dari rumah sakit rujukan).Jika dokter rumah sakit menilai pasien masih perlu penanganan lanjutan, dokter dapat mengeluarkan surat kontrol lanjutan atau bisa berupa resume medis yang berisi rekomendasi perpanjangan.Dokumen inilah yang dapat digunakan untuk mengurus perpanjang rujukan BPJS Kesehatan di FKTP.Baca juga: Cara Meminta Rujukan BPJS, Syarat hingga AlurnyaSurat permohonan perpanjangan rujukan ini bisa didapatkan peserta dari rumah sakit. Berikut ini adalah prosedur perpanjang surat rujukan BPJS:FKTP berwenang menilai apakah penyakit peserta memang membutuhkan rujukan lanjutan.Sebagai informasi saja, dalam layanan kesehatan berjenjang BPJS Kesehatan, Rumah sakit tidak mengeluarkan rujukan BPJS.Proses perpanjangan tetap harus melalui FKTP tempat peserta terdaftar. Rumah sakit hanya dapat memberikan surat kontrol atau resume medis sebagai dasar perpanjangan. Selain itu, saat ini belum tersedia layanan perpanjang rujukan BPJS online.Baca juga: Apa Itu Surat Rujukan FKTP BPJS, Masa Berlaku, dan Cara Mendapatkannya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-05 05:24