– Tangis haru pecah di wajah para pejuang pendidikan dari berbagai pelosok Indonesia. Setelah bertahun-tahun mengabdi dalam keterbatasan, sepuluh guru anggota Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa akhirnya mendapat hadiah yang tak pernah mereka bayangkan: panggilan umrah gratis pada awal November lalu.Bagi mereka yang bertahun-tahun menempuh jalan berlumpur, menyeberangi sungai, mengajar di saung, hingga mendampingi anak-anak dari keluarga prasejahtera, kabar itu seperti balasan indah atas pengabdian yang selama ini dilakukan dengan penuh keikhlasan.Program apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan Dompet Dhuafa kepada guru-guru honorer dan pendidik di wilayah terpencil yang telah menjadi tulang punggung pendidikan Indonesia. Perjalanan ke Tanah Suci terwujud berkat amanah para donatur yang menyalurkan kepeduliannya melalui program SGI.Lebih dari sekadar ibadah, pemberangkatan umrah ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi mereka dalam menerangi masa depan generasi bangsa. Dompet Dhuafa berharap program ini menumbuhkan semangat berbagi dan menghadirkan dampak sosial yang lebih luas di bidang pendidikan.Baca juga: Pakar Pendidikan Tanggapi Rencana Pemberian PR Baca dan Tulis ResensiDOK. Dompet Dhuafa Aktivitas belajar-mengajar salah satu guru penerima anugerah umrah gratis.Salah satu penerima anugerah umrah adalah Riyati, guru honorer dari Kepulauan Meranti, Riau. Jauh sebelum mengajar resmi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 19 Repan pada 2024, ia sudah mengabdikan diri sejak 2012.Setiap sore, dari pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, Riyati mengajar membaca, menulis, dan berhitung bagi anak-anak suku Akit yang belum tersentuh pendidikan formal. Dengan kondisi orangtua murid yang sebagian besar masih buta huruf, Riyati tak pernah lelah mengajak anak-anak belajar meski hanya berteduh di sebuah saung.Dari tempat sederhana itu, kelompok belajar Suku Akit akhirnya diakui sebagai bagian dari SDN 12 Sokop (lokal jauh).“Yang penting di sekolah itu bukan bangunannya. Tetapi kemauan dari anak-anak untuk belajar,” ujar Riyati lirih. “Selagi mau belajar, di mana pun tempat kita bisa. Mau di bawah pohon, mau di masjid, kita bisa belajar di situ,” sambungnya.Saat nama Riyati diumumkan sebagai tamu Allah SWT, ia tak kuasa menahan tangis. “Saya lihat Ka’bah itu senang banget. Semua Muslim pasti berambisi untuk melihat Ka’bah, termasuk saya,” ucap Riyati haru.Baca juga: Tangis Haru 13 Tahun Menanti, Septi Andriki Akhirnya Menemukan Rafflesia hasseltiiDOK. Dompet Dhuafa Para guru anggota Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa mendapat hadiah umrah gratis.Perjalanan inspiratif lainnya datang dari Era, guru SGI yang mengabdi di SD Negeri Lubuk Kumbung, Musi Rawas Utara, Sumatera. Sejak menjadi guru honorer pada 2018, medan berat menjadi bagian dari rutinitasnya.Setiap hari, Era harus menempuh 24 kilometer (km) perjalanan dengan rute ekstrem: naik perahu ketek pertama, pindah ke perahu ketek kedua, lalu melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor melewati tiga desa. Saat banjir, jembatan terputus, sehingga perjalanannya kerap terhambat.Meski sempat dilanda rasa ingin menyerah, semangat murid-muridnya selalu menguatkan hati.“Alhamdulillah, kita terpanggil umrah. Alhamdulillah banget, Masyaallah,” kata Era, suaranya bergetar. “Saat diberitahu, seperti mimpi. Masih tidak percaya,” sambungnya.Baca juga: Kunjungi Warga dan Gandeng Donatur: Cara Camat Bener Lawan Stunting Lewat Dolan DesoEra menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan Dompet Dhuafa. Ia juga mendoakan agar lebih banyak guru di pelosok merasakan kebahagiaan serupa.Dompet Dhuafa berharap program umrah mendorong semakin banyak pihak mendukung perjuangan guru di daerah terpencil melalui Donasi Bantu Guru Honorer Sejahtera, sehingga akses pendidikan berkualitas dapat dirasakan merata oleh seluruh anak Indonesia.
(prf/ega)
Air Mata Bahagia Guru di Pelosok: Pengabdian Terbayar dengan Panggilan Umrah
2026-01-12 17:04:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:52
| 2026-01-12 17:10
| 2026-01-12 16:06
| 2026-01-12 15:43
| 2026-01-12 15:23










































