Dirut BSI Pimpin Pengiriman Bantuan 27 Ton untuk Masyarakat Aceh

2026-01-13 14:43:23
Dirut BSI Pimpin Pengiriman Bantuan 27 Ton untuk Masyarakat Aceh
JAKARTA, — Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo bersama Direktur Risk Management Grandhis H Harumansyah memimpin langsung penyaluran bantuan bagi masyarakat Aceh terdampak bencana. Bantuan seberat 27 ton tiba melalui Bandara Lhokseumawe dan dikirim dalam dua tahap, masing-masing 13,5 ton.Bantuan terdiri dari sembako, perahu karet, beras, biskuit, minyak, susu, selimut, perlengkapan salat, popok, dan obat-obatan. BSI juga menyediakan alat komunikasi Starlink dan telepon satelit untuk mendukung koordinasi penanganan bencana serta operasional outlet BSI di Aceh.Anggoro Eko Cahyo menyerahkan bantuan alat komunikasi kepada Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan mengunjungi Universitas Syah Kuala serta UIN Ar-Raniry. Penyaluran bantuan ini dilakukan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA)."Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh dan sebagian kantor BSI. Kami akan mempercepat pemulihan layanan, termasuk infrastruktur yang masih dalam proses pengiriman karena terkendala akses," kata Anggoro Eko Cahyo, melalui keterangan pers, Senin .Baca juga: BTN Turun Langsung Salurkan Bantuan Rp 2 Miliar untuk Korban Banjir PadangTim tambahan BSI juga dikerahkan untuk mendampingi pegawai, nasabah, dan menyalurkan bantuan di lapangan."Secara bertahap kami akan menginformasikan berbagai alternatif layanan BSI kepada masyarakat Aceh. Kami juga mengimbau berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan BSI," tambah RCEO BSI Regional Aceh, Imsak Ramadhan.Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian BSI."Atas nama Gubernur Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia atas kepedulian bagi masyarakat Aceh. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan bermanfaat," katanya.Baca juga: Mentan Siapkan Bantuan untuk Petani-Peternak Terdampak Banjir SumateraSaat ini, BSI mendirikan posko kemanusiaan di beberapa titik, antara lain BSI KCP Meureudu 2, BSI KC Simpang Empat Bireuen, BSI Area Lhokseumawe, dan BSI KCP Stabat.Selama tanggap darurat, BSI menyiapkan layanan alternatif melalui BSI E-Channel seperti BSI Call 14040, BYOND, BSI ATM, BSI Net Banking, dan agen laku pandai BSI Agen.Hingga 1 Desember 2025, sebanyak 65 persen atau 94 outlet di Aceh telah beroperasi: 45 outlet di Banda Aceh, 15 outlet di Lhokseumawe, dan 34 outlet di Meulaboh. Keterbatasan layanan masih terjadi karena kondisi listrik, kantor cabang, dan akses di lokasi.Baca juga: BSI Kirim Bantuan Tanggap Darurat dan Percepat Pemulihan Layanan di Aceh


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-13 13:33