Keanekaragaman Hayati Taman Nasional Tesso Nilo, Termasuk yang Terkaya di Dunia

2026-02-04 00:09:55
Keanekaragaman Hayati Taman Nasional Tesso Nilo, Termasuk yang Terkaya di Dunia
- Hutan Tesso Nilo merupakan hutan hujan tropika dataran rendah (lowland tropical rain forest) berada di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.Pada 19 Juli 2024, Tesso Nilo ditetapkan sebagai Taman Nasional oleh Menteri Kehutanan melalui KepMenHut No. 255/Menhut-II/2004Baca juga: Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo yang Dibahas Harrison Ford dan Zulhas 12 Tahun LaluKawasan hutan Tesso Nilo menjadi perwakilan ekosistem transisi dataran tinggi dan rendah yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.Keanekaragaman hayat adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan beragamnya kehidupan di Bumi.Secara sederhana, keanekaragaman hayati dapat digunakan secara lebih spesifik untuk merujuk pada semua spesies dalam satu kawasan atau ekosistem.Baca juga: Gajah Sumatera Terancam, Tesso Nilo Dijaga Ketat untuk Hentikan Perambahan SawitTaman Nasional Tesso Nilo termasuk sebagai salah satu hutan yang terkaya keanekaragaman hayatinya di dunia.Namun, ada sejumlah ancaman yang nyata terhadap kawasan hutan Tesso Nilo, termasuk pembalakan liar dan penjarahan lahan.Selain itu, degradasi hutan Tesso Nilo yang terus menerus dapat mengancam kekayaan hayati yang dikandungnya.Baca juga: Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo, Rumah Gajah Sumatra yang Terjepit Perkebunan Sawit dan Perebutan LahanSHUTTERSTOCK/StevenAssa Lanskap Taman Nasional Tesso Nilo.Menurut penelitian LIPI dan WWF Indonesia pada 2003, pada petak berukuran 1 hektar, ditemukan 360 jenis flora yang tergolong dalam 165 marga dan 57 suku.Bahkan Center for Biodiversity Management dari Australia menyebut Tesso Nilo sebagai hutan yang terkaya keanekaragaman hayatinya di dunia pada 2001.Itu karena ditemukan 218 jenis tumbuhan vascular (berpembuluh) di petak seluas 200 meter kuadrat. Secara umum kondisi habitat di kawasan ini cukup baik dengan penutupan vegetasi lebih dari 90 persen.Baca juga: Anak Gajah Tari di Tesso Nilo Mati Terinfeksi EEHV, Balai TN: Virus Ini Hanya Menyerang GajahBeberapa jenis tumbuhan yang ada di Tesso Nilo merupakan jenis yang terancam punah dan masuk dalam daftar merah Badan Pengelola Konservasi Alam (IUCN), antara lain:Baca juga: Sertifikat Kebun Sawit di Hutan Tesso Nilo Kawasan Gajah dan Harimau Sumatera DicabutDi kawasan hutan Tesso Nilo juga ditemukan tidak kurang dari 83 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan obat dan 4 jenis tumbuhan untuk racun ikan.Jenis tumbuhan obat dan bahan racun tersebut terdiri dari 80 marga yang termasuk 48 suku dan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi sekitar 38 penyakit.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-04 00:25