4 Teknisi Kabel di Bogor Tersengat Listrik, 1 Orang Tewas

2026-02-02 05:41:20
4 Teknisi Kabel di Bogor Tersengat Listrik, 1 Orang Tewas
Seorang teknisi kabel meregang nyawa usai tersengat listrik di wilayah Kecamatan Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. Korban tersengat listrik bersama tiga orang rekannya."Awal mula kejadian korban bersama-sama kawannya sebanyak empat orang, selaku pekerja bertugas melakukan penarikan kabel dan penanaman tiang," kata Kapolsek Cigudeg Kompol Uba Subrata, Sabtu .Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi. Mereka melakukan penarikan kabel untuk memperkuat sinyal di kawasan itu."Diduga pada saat menanam tiang tersebut, tiangnya menyentuh kabel yang ada aliran listrik," tuturnya.Uba mengatakan keempat orang pekerja tersebut tersengat aliran listrik. Namun nahas, korban meninggal dunia."Sedangkan ketiga kawannya mengalami luka bakar di tangan dan badan," bebernya.Ketiga korban luka langsung mendapatkan perawatan medis dari bidan desa. Sedangkan korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Leuwiliang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-02 03:50