Waspada Mudik Nataru: Menkes Sebut 70 Persen Kecelakaan Didominasi Kendaraan Roda Dua

2026-01-12 17:10:51
Waspada Mudik Nataru: Menkes Sebut 70 Persen Kecelakaan Didominasi Kendaraan Roda Dua
CILEGON, - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik atau wisata menggunakan motor untuk hati-hati.Dikatakan Budi, 70 persen angka kematian akibat kecelakaan di jalan raya disumbangkan yang melibatkan roda dua."95 persen kecelakaan terjadi di jalan non tol dan lebih dari 70 persen dari yang wafat itu adalah karena kendaraan roda dua," kata Budi kepada wartawan saat meninjau Pelabuhan Merak, Senin .Baca juga: Libur Nataru, Stasiun Rangkasbitung Sudah Dipadati Lebih dari 224 Ribu Penumpang KRLOleh karena itu, Budi mengajak masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik berkumpul bersama keluarga di kampung halaman saat perayaan natal maupun berlibur saat tahun baru menggunakan motor untuk menyiapkan kesehatannya.Sebab, dari data angka kecelakaan tahun 2023 ada 3.000-an kasus, dan di tahun 2024 masih tinggi diangka 2.700 an kasus dengan angka kematian 485 an orang."Menarik datanya, kalau kecelakaannya turun kematian kita naik dari angka 400an ke 485an dan penyebab kematian ini adalah terjadi karena kecelakaan roda dua atau motor," ujar Budi.Baca juga: Bupati Indah Bolehkan Mobil Dinas Pemkab Lumajang Dipakai untuk Libur NataruUntuk itu, Budi meminta pengendara motor yang akan melalui jalan non tol untuk berkendara  berhati-hati ditengah cuaca hujan, pakai helmnya, dan menyiapkan kondisi tubuh yang fit."Tidurnya yang cukup dan jangan membawa barang yang berlebihan," ujar diaBudi, mengaku akan berkoordinasi dengan kepolisian dan kementerian perhubungan agar pengaman dititikberatkan di jalan non tol.Baca juga: Tepis Sepinya Wisatawan di Bali Saat Libur Nataru, Koster: Bohong, Tiap Hari MeningkatKapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menyebut telah menyiapkan 2.800 posko pengamanan di titik-titik yang akan dilalui pemudik dan wisatawan.Posko itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan."Terkait operasi nataru, ada 2800 pos yang kita siapkan. Di Banten ada 50 posko, yang kita bagi dalam posko pelayanan, pengamanan dan juga pos untuk kegiatan bersifat terpadu," kata dia.


(prf/ega)