Bullying Diduga Picu Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Ini yang Bakal Diperiksa Polisi

2026-01-17 06:37:33
Bullying Diduga Picu Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Ini yang Bakal Diperiksa Polisi
Jakarta Penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami dugaan perundungan atau bullying yang disinyalir menjadi salah satu pemicu aksi nekat terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta. Dimungkinkan sejumlah pihak di lingkungan sekolah akan diperiksa."Step berikutnya (periksa pihak sekolah termasuk guru dan siswa lain)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Rabu .Saat ini, kata dia, penyidik masih memusatkan perhatian pada proses terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta yang terjadi beberapa hari lalu.Advertisement"Tapi tentunya juga dalami sebab akibat peristiwa tersebut," ungkap Budi.Tak hanya pihak sekolah, lanjut dia, polisi bakal memeriksa ayah dari terduga pelaku untuk mengetahui aktivitas dan perilaku sang anak sebelum terjadinya peristiwa ledakan."Masih didalami," kata Budi.Selain melakukan penyelidikan, masih kata dia, Polda Metro Jaya menyiapkan langkah edukatif dengan memberikan penyuluhan mengenai bahaya perundungan di sekolah."Iya tentunya, tinggal waktu yang tepat," jelas Budi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-17 04:42