ParagonCorp Luncurkan Wardah Inspiring Teacher 2025 di HGN 2025, Ini Link Daftarnya

2026-01-13 06:43:54
ParagonCorp Luncurkan Wardah Inspiring Teacher 2025 di HGN 2025, Ini Link Daftarnya
– Bertepatan dengan Hari Guru Nasional 2025 atau HGN 2025, ParagonCorp kembali membuka pendaftaran Program CSR pilar Pendidikan Wardah Inspiring Teacher (WIT) yang tahun ini memasuki angkatan kedelapan dengan tema “Dari Kelas untuk Dampak Nyata.”Peluncuran resmi program WIT berlangsung dalam rangkaian Workshop Teacher Inspiring Movement (TIMov) pada 23 November 2025 di Yogyakarta.Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas alumni WIT, Rumah Belajar Wardah Inspiring Teacher (RBWIT), sebagai ruang belajar kolektif bagi para pendidik untuk memperkuat kompetensi computational thinking dan content creation—dua keterampilan penting dalam pendidikan abad ke-21.Sejak diinisiasi pada 2017 oleh ParagonCorp melalui Wardah, WIT tumbuh menjadi program pemberdayaan guru yang konsisten menghadirkan ruang gerak dan ruang bertumbuh bagi pendidik Indonesia.Baca juga: Beasiswa GEM Pendidikan Sains bagi Guru-Calon Guru Kuliah S2 di ITBBerawal dari 30 guru rekomendasi murid di Yogyakarta, kini WIT telah membersamai lebih dari 10.000 guru di 400+ kabupaten/kota di seluruh Indonesia.Para alumninya pun berkembang menjadi penggerak pendidikan dan secara organik membentuk RBWIT sebagai wadah kolaborasi berkelanjutan.Tahun ini, TIMov digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) diikuti oleh 150 guru dari berbagai jenjang pendidikan di DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi.Antusiasme peserta sangat tinggi, lebih dari 200 pendaftar masuk dalam waktu kurang dari 24 jam.Workshop terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama membahas Pendidikan Abad 21 serta konsep dan praktik computational thinking bersama Alfan Hidayatullah, Chief Education & Technology Officer Alkadem.Baca juga: Kisah Nono, Guru Bergaji Rp 350.000, Jadi Guru Inspiratif Kemenag 2025Pada sesi kedua, para guru belajar strategi content creation bersama Lina Wijayanti, Guru sekaligus Influencer Pendidikan yang juga alumni WIT.Dukungan juga hadir dari perwakilan dinas pendidikan serta pemerintah kabupaten/kota se-DIY yang menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pendidik.Sebagai bagian dari pemberdayaan diri, Wardah turut menghadirkan sesi personal color analysis untuk meningkatkan kepercayaan diri para guru.Head of CSR ParagonCorp Suci Hendrina, menegaskan kembali komitmen ParagonCorp dalam menghadirkan ruang pengembangan bagi guru Indonesia.Suci menerangkan, Wardah Inspiring Teacher lahir dari keyakinan bahwa guru adalah pilar perubahan. Dari awal hanya 30 guru di Yogyakarta, kini lebih dari 10.000 guru telah menjadi bagian dari gerakan ini."Yang paling membanggakan adalah melihat para alumni WIT terus bergerak, menginspirasi, dan menebarkan manfaat bagi pendidikan Indonesia,” ujar Suci dikutip dari rilis resminya, Kamis .Baca juga: Pemerintah Diminta Benahi 4 Persoalan untuk Tingkatkan Kompetensi GuruSebagai gerakan yang inklusif, WIT kembali mengajak masyarakat untuk merekomendasikan guru inspiratif di lingkungannya melalui laman pendaftaran resmi: http://linktr.ee/WITGen8 .Pendaftaran Wardah Inspiring Teacher 2025 ini deadlinenya pada Rabu, 31 Desember 2025 jam 23.59 WIB mendatang.Para guru terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 3–4 bulan dengan materi yang dirancang sesuai kebutuhan kontekstual di lapangan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-13 05:02