UNGARAN, - Pelaksanaan Liga Desa yang didukung Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ditargetkan memecahkan rekor dunia.Tahun depan, ditaegetkan mencapai 75 ribu peserta. Melalui kompetisi ini juga diharapkan bisa melahirkan atlet untuk Tim Nasional (Timnas).Menurut Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, saat ini jumlah peserta Liga Desa mencapai 7.810 desa se-Jawa Tengah.Tahun depan, pihaknya menargetkan 75 ribu desa di seluruh Indonesia.Baca juga: Banumas OKU Timur Juara Liga Desa Nusantara 2019"Ini baru pelaksanaan yang pertama, dan tahun depan 2026 jumlah peserta 75.000 desa seluruh Indonesia," ujarnya di Lapangan Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis ."Jika ini terlaksana, maka akan memecahkan rekor dunia kompetisi sepak bola dengan jumlah peserta terbanyak," imbuhnya.Dia mengungkapkan tujuan utama Liga Desa adalah mempererat silaturahmi demi persatuan Indonesia.Karena itu, seluruh peserta, perangkat pertandingan, dan penonton harus menjunjung tinggi sportifitas."Utamanya itu adalah kerukunan, jangan kasar, jangan menyakiti. Menang tak perlu sombong, kalah tak perlu sakit hati, dalam pertandingan menang kalah biasa," kata Yandri.Baca juga: Mendes Yandri Kritik SK Kemenhut soal Desa Sukawangi di Bogor Masuk Kawasan HutanYandri optimistis pelaksanaan Liga Desa akan melahirkan atlet potensial yang akan membela Timnas Indonesia."Potensi kita banyak, ada jutaan orang di desa yang siap berpartisipasi, dari situ akan ada 15-30 orang yang akan membela Merah Putih," ujarnya.Sementara Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gunawan Suswantoro berharap pelaksanaan Liga Desa berjalan lancar tanpa kerusuhan."Sepak bola ini termasuk 17 cabang olahraga yang menjadi perhatian Presiden Prabowo, bahkan nanti dari Kemenpora akan memberi tempat khusus di Bogor atau Cipanas untuk memfasilitasi," paparnya.Baca juga: Aktivitas Menteri Yandri Saat Menginap di Rumah Warga: Ngaji Subuh dan Santap Nasi LiwetMenurutnya, pelaksanaan Liga Desa menjadi penting, karena bisa menjadi percontohan pembinaan dari tingkat desa."Karena itu, pelaksanaan Liga Desa menjadi penting karena bisa menjadi percontohan pembinaan dari tingkat desa. Dari desa terus berkembang hingga menyeluruh se-Indonesia," kata Gunawan.
(prf/ega)
Liga Desa Bidik Rekor Dunia 75 Ribu Peserta, Mendes Yandri Yakin Lahirkan Pemain Timnas
2026-01-12 06:48:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:56
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 04:47










































