Kronologi Petani Karangsambung Tewas Mendadak di Depan Warung Pasar Dorowati, Sempat Beli Pakan Ternak

2026-02-05 04:10:55
Kronologi Petani Karangsambung Tewas Mendadak di Depan Warung Pasar Dorowati, Sempat Beli Pakan Ternak
KEBUMEN, - Seorang petani asal Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, meninggal dunia secara mendadak di depan sebuah warung makan di kompleks Pasar Dorowati, Kecamatan Klirong, Minggu sore .Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan tubuh pada korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat kondisi kesehatan.Korban diketahui bernama Satiman (58), warga Dukuh Rawabayem, Desa Wadasmalang. Sebelum kejadian, Satiman sempat membeli rendeng (pakan ternak) dan berencana beristirahat di sebuah warung makan.Baca juga: Berlatih di Tempat Tak Masuk Akal, Rahasia Kelincahan Pembalap Dunia Moto3 Veda EgaWakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan bahwa korban jatuh secara tiba-tiba sebelum sempat memasuki warung.“Berdasarkan keterangan saksi, sebelum sempat masuk ke dalam warung, korban tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan dan melaporkannya ke Polsek Klirong,” ujar Kompol Faris melalui sambungan telepon pada Senin .Tak lama setelah laporan warga, ambulans RSUD dr. Sudirman Kebumen tiba di lokasi. Namun petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia saat dilakukan pemeriksaan awal.Polsek Klirong bersama Tim Inafis dan Pamapta Polres Kebumen kemudian melakukan olah TKP. Di lokasi, polisi menemukan sepeda kayuh milik korban berikut rendeng yang baru dibeli, serta dompet berisi identitas dan uang tunai Rp840.000. Seluruh barang milik korban dinyatakan lengkap.“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan luka akibat benda tumpul maupun tajam. Tidak ada tanda jerat ataupun indikasi keracunan. Kondisi tubuh korban belum menunjukkan tanda kaku maupun lebam mayat,” tambah Kompol Faris.Penanganan di TKP melibatkan petugas Polsek Klirong, Inafis Polres Kebumen, serta PMI Kebumen. Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah Satiman dievakuasi ke RSUD dr. Sudirman Kebumen untuk penanganan lanjutan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-05 03:57