5 Akuisisi Perusahaan Teknologi Dunia pada 2025, dari Netflix hingga Samsung

2026-02-04 02:36:04
5 Akuisisi Perusahaan Teknologi Dunia pada 2025, dari Netflix hingga Samsung
Ringkasan berita: - Industri teknologi dunia diramaikan oleh beragam aksi akuisisi strategis pada 2025 ini.Dari hiburan, pemasaran digital, semikonduktor, hingga kecerdasan buatan (AI), langkah korporasi ini mencerminkan upaya perusahaan besar untuk memperkuat posisi di tengah perubahan lanskap teknologi yang kian cepat.Nah, KompasTekno merangkum lima akuisisi perusahaan teknologi dunia di tahun 2025 ini yang bisa dibilang memiliki dampak cukup besar. Apa saja?Netflix Ilustrasi logo Netflix dan Warner Bros Discovery.Netflix resmi mengumumkan akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) pada 6 Desember 2025 dengan nilai sekitar 72 miliar dollar AS atau setara Rp 1.200 triliun, dalam bentuk tunai dan saham.Transaksi ini menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah industri hiburan, dan ditargetkan rampung dalam 12–18 bulan setelah memperoleh persetujuan regulator.Lewat akuisisi ini, Netflix mendapatkan akses ke portofolio konten raksasa WBD, termasuk HBO, DC Universe, Harry Potter, hingga Game of Thrones.Netflix menyebut langkah ini bertujuan memperluas katalog konten global dan menjangkau lebih banyak penonton, meski kesepakatan tersebut diperkirakan akan menghadapi pengawasan ketat regulator terkait potensi monopoli.Informasi lengkap mengenai berita akuisisi WBD oleh Netflix bisa dibaca di tautan berikut ini.Baca juga: Stranger Things 5 Pecahkan Rekor Serial Netflix, Geser WednesdayCMS Critic Ilustrasi Adobe akuisisi Semrush seharga 1,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 31,8 triliun.Adobe mengumumkan rencana akuisisi Semrush pada 19 November 2025 dengan nilai 1,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 31,8 triliun.Seluruh saham Semrush akan dibeli secara tunai, dan transaksi ini ditargetkan selesai pada paruh pertama 2026 setelah mendapat restu regulator.Akuisisi ini ditujukan untuk memperkuat layanan analitik, pemasaran digital, serta optimasi berbasis AI, termasuk SEO dan GEO (Generative Engine Optimization).Adobe menilai kemampuan Semrush krusial di era ketika pencarian informasi semakin bergeser dari mesin pencari konvensional ke chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 02:41