SOLO, - Mobil bekas di pasaran banyak ditawarkan dengan banderol beragam. Unit yang ditawarkan di lapak daring cenderung lebih murah daripada di showroom.Bina, pemilik showroom mobil bekas Bina Motor Klaten mengatakan sebaiknya konsumen tidak tergiur dengan harga mobil murah di media sosial atau lapak daring.“Belum tentu kondisinya baik, seperti performa mesin, interiornya, bebas riwayat banjir atau kecelakaan atau tidak, dan begitu juga kelengkapan surat-suratnya,” ucap Bina kepada , Senin .Baca juga: Mitos dan Fakta Mobil Bekas Banjir di Jakarta UtaraImun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan mobil bekas yang pernah kebanjiran cenderung memiliki kerusakan pada beberapa sektor seperti mesin, transmisi dan bodi.“Mesin bisa saja kena water hammer, kadang kondisinya belum parah, sehingga mesin masih bisa hidup namun rentan mengalami overheating saat dioperasikan,” ucap Imun kepada , Senin .Dalam jangka panjang, menurut Imun, bagian transmisi, khususnya pada koplingnya bisa mengalami kerusakan.Baca juga: Modus Penipuan Mobil Bekas Terus Berulang, Konsumen Harus Lebih TelitiKompas.com/Erwin Setiawan DCT mobil butuh perawatan berkala tiap 100.000 Km“Ini terjadi di mobil-mobil manual atau dual clutch transmission (DCT), karena koplingnya dia kering, bila kena air bisa cepat rusak karena mengalami korosi,” ucap Imun.Selain itu, bodi mobil yang pernah terendam banjir lebih rentan mengalami korosi, terlebih lagi tidak ditangani dengan baik.“Lembap dalam jangka panjang, lumpur yang menempel di sela-sela bodi lambat laun akan memicu keropos, mobil jadi lebih cepat rusak, apalagi mobil berada di area pesisir dengan potensi banjir rob,” ucap Imun.Baca juga: Mobil Bekas 120 Jutaan, Ada Serena, Outlander dan AvanzaImun mengatakan, air laut cenderung lebih mudah memicu terjadinya korosi khususnya di komponen yang terbuat dari logam seperti besi dan baja.Maka dari itu, konsumen harus waspada ketika membeli mobil bekas, khususnya bila menemui unit dengan banderol jauh lebih murah dari pasaran. Jangan sampai membeli mobil dengan riwayat pernah terendam banjir.Irvan Ardhi Nugroho, Kepala Inspektor PT Inspeksi Mobil Jogja mengatakan tanda-tanda mobil pernah terendam banjir bisa dideteksi secara kasat mata oleh calon pembeli atau inspektor.Baca juga: Mobil Bekas 150 Jutaan, Ada Mobilio, Ignis dan X-TrailDOKUMENTASI/ Tim Media Gubernur Aceh Kondisi kawasan Aceh Tamiang saat malam haru pasca diterjang banjir. Jalanan gelap, mobil bekas dihantam air masih bertumpukan di jalanan.
(prf/ega)
Saat Beli Mobil Bekas Jangan Tergiur Harga Murah
2026-01-12 18:09:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:20
| 2026-01-12 17:40
| 2026-01-12 17:35
| 2026-01-12 16:39
| 2026-01-12 16:32










































