CIANJUR, – Pemugaran Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, akan dilakukan secara bertahap.Meski demikian, pemerintah berharap pada akhirnya situs megalitikum ini dapat dipugar secara total.Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan menuturkan bahwa tahapan pemugaran dilakukan dengan mengikuti perkembangan kajian dan hasil penelitian di lapangan.Baca juga: Pemugaran Situs Gunung Padang Kolaboratif, Biaya Belum Dihitung"Kita usahakan ke sana (pugar total). Kita lihat hasil risetnya sampai selesai, tunggu hasil kajian dulu," ujar Restu kepada Kompas.com, di Gunung Padang, Senin .Disebutkan, sebelumya Balai Besar Pelestarian kebudayaan Wilayah IX telah melakukan rekonstruksi dan penataan batuan.“Ke depan, proses ini akan dilanjutkan dengan pola kolaborasi karena pemugaran Situs Gunung Padang ini kerja bersama, dengan pemerintah daerah, termasuk public-private partnership dengan mengajak para pengusaha, filantropi yang peduli terhadap cagar budaya,” terang dia.Baca juga: Dedi Mulyadi Minta Situs Gunung Padang Ditutup Sementara Selama PemugaranRestu menegaskan, pemugaran Situs Gunung Padang menjadi komitmen pemerintah untuk pelestarian cagar budaya, mengingat situs ini merupakan salah satu model piramida punden berundak yang berusia cukup tua.“Sehingga perlu kita perkuat, dan ini sebagai legacy (warisan) penting bahwa ini suatu peradaban yang cukup tua, harus kita konkritkan dalam bentuk pemugaran,” ujar Restu. Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan bahwa selama proses kajian ditemukan banyak aspek, mengingat situs ini cukup kompleks karena di bawah permukaan tanah terdapat lapisan budaya.Baca juga: Dedi Mulyadi Takjub, Minta Jangan Kaitkan Gunung Padang Hal Mistis: Batu Berat, Bagaimana Cara Bawanya?“Kajian harus dilanjutkan dengan pemugaran secara bertahap. Tahun sekarang dilakukan penegakan batu berdasarkan data visual dan dokumentasi foto-foto lama,” kata Ali.Selanjutnya, tim akan melakukan studi banding ke sejumlah situs di berbagai negara, salah satunya ke Situs Machu Picchu di Peru, karena belum ada situs pembanding di Indonesia.“Tahap berikutnya difokuskan penguatan teras samping agar situs tidak longsor. Prioritas utamanya adalah memperpanjang usia situs supaya tidak rubuh. Setelah itu kajian akan dilanjutkan,” ungkapnya.
(prf/ega)
Situs Gunung Padang Akan Dipugar Total, Pemerintah: Kita Usakan ke Sana
2026-01-12 06:41:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:17
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:54










































