LABUAN BAJO, - Tiga rumah warga di Kampung Wae Togo, Kecamatan Lembor Selatan, Manggarai Barat, NTT dirusak sekelompok warga dari Kampung Pela pada Sabtu sekitar pukul 11.00 Wita.Akibatnya, 3 rumah warga hancur. Salah satunya hancur hingga rata tanah.Salah satu adalah Pius Hadun (73). Rumahnya yang masih dalam proses pembangunan dan tinggal pemasangan atap itu rusak.Selain rumah, uang sebanyak Rp 16 juta yang disimpan di tumpukan kayu bangunan di samping rumah ludes terbakar.Baca juga: Wabup Manggarai Barat: Warga Labuan Bajo yang Buang Sampah ke Laut Tidak Dilayani BPJS dan BansosSelain itu, rumah milik Raimundus (72), adik sepupu Pius, juga mengalami kerusakan pada rangka dan dinding dan atap.Mundus memperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp 60 juta.Sementara itu rumah milik Ignasius Rangsung (55) mengalami kerusakan pada bagian dinding depan hingga roboh, dengan total kerugian sekitar Rp 30 juta.Pius Hadun mengaku, ia dan 2 korban lainnya dituduh membongkar pagar di sebuah tanah yang sedang diselisihkan.Mereka pun bingung apa alasan kelompok warga merusak rumahnya hingga rata tanah.“Saya tidak tahu kenapa kami yang dituduh. Saya tidak ikut bongkar pagar itu. Rumah saya yang hampir selesai justru dirusak habis." Baca juga: Angka Stunting di Manggarai NTT Masih Tinggi, Pola Asuh Jadi Penyebab"Uang saya yang disimpan di tumpukan kayu juga terbakar. Kami hanya ingin keadilan," tutur Pius di Labuan Bajo, Senin siang.Korban lain, Raimundus memberikan keterangan serupa. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar.“Kami tidak terlibat dalam pembongkaran pagar. Tapi kerusakan rumah kami justru yang paling parah. Kami minta masalah ini diproses sesuai hukum,” tegasnya.Sementara itu, korban lain, Ignasius Rangsung berharap pihak berwenang segera turun ke lokasi untuk mengatasi masalah itu, sebelum situasi semakin panas.“Rumah saya memang tidak diratakan, tapi dinding depan dirobohkan. Kerugian tetap besar bagi kami. Saya hanya berharap masalah ini diselesaikan dengan adil,” ungkap dia.
(prf/ega)
Pilu Nasib 3 Petani di Manggarai Barat karena Rumah Dirusak OTK tanpa Sebab, Minta Polisi Usut Tuntas
2026-01-12 03:30:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:04
| 2026-01-12 04:01
| 2026-01-12 03:54
| 2026-01-12 03:44
| 2026-01-12 02:26










































