Perkara Guiding Block di Tangsel: Tanpa Tekstur hingga Ubah Warna

2026-01-14 16:29:59
Perkara Guiding Block di Tangsel: Tanpa Tekstur hingga Ubah Warna
Blok pemandu (guiding block) di trotoar kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) ramai dibahas di media sosial (medsos). Guiding block ramai dibahas karena cuma dicat.Umumnya, guiding block di trotoar dibangun menggunakan papan bertekstur yang menjadi petunjuk bagi penyandang tunanetra. Namun, guiding block di trotoar tersebut hanya dicat warna kuning.Trotoar dengan 'guiding block' berkelir kuning itu ada di Jalan Puspiptek-Serpong, Tangsel, tepatnya di depan SMAN 2 Tangerang Selatan hingga SMPN 8 Tangerang Selatan.detikcom mendatangi lokasi trotoar dengan guiding block tanpa tekstur dan hanya dicat seperti video viral di medsos. Kini, cat kuning telah diganti dengan cat abu-abu.Pantauan detikcom di lokasi, Senin (29/12/2025) pukul 11.30 WIB, sisa cat kuning masih terlihat pada trotoar tersebut. Guiding block juga belum terpasang di trotoar.Petugas yang membenahi trotoar tersebut juga sudah tidak lagi tampak. Menurut Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel, pengerjaan cat ulang trotoar tersebut dilakukan pada hari Sabtu (27/12)."Penanganan langsung dikerjakan oleh Dinas PUPR Provinsi Banten, pergantian warna dilakukan pada hari Sabtu kemarin," ujar Humas Dinas SDABMBK Tangsel Kemal saat dihubungi, Senin (29/12/2025).Kemal menjelaskan, trotoar tersebut jadi kewenangan Dinas PUPR Provinsi Banten. Laporan warga soal guiding block bercat kuning di trotoar tersebut telah diteruskan ke Dinas PUPR Provinsi Banten. "Lokasi pedestrian di depan SMPN 8 Kota Tangerang Selatan, Jalan Serpong-Puspiptek, merupakan kewenangan Dinas PUPR Provinsi Banten," kata Kemal.Seorang warga bernama Joni (33) menyebutkan trotoar itu telah diperbaiki sejak beberapa bulan lalu. Ia awalnya mengira trotoar tersebut memiliki guiding block karena ada warna kuning di tengahnya."Saya mikirnya waktu itu saya kira bener ya, ada yang buat disabilitasnya itu. Tapi ternyata kan kalau yang saya dengar, terus juga katanya jadi viral di socmed, ternyata nggak ada buat yang disabilitasnya itu ya," ujar Joni saat ditemui di lokasi.Joni mengatakan trotoar tersebut dicat ulang menggunakan warna abu-abu pada Sabtu (27/12). Dia berharap trotoar tersebut diperbaiki kembali sehingga dapat digunakan sesuai dengan penggunaannya."Ya trotoarnya lebih sesuai lagi lah penggunaannya. Ini kan buat jalan gitu, kan. Terus juga biar enak warganya. Saya pikir ya harus dibenerin sih, Bang," kata Joni.Warga lainnya, Maulana (24), juga berharap perbaikan trotoar tersebut konsisten dengan rencana awal pemerintah. "Kalau saya sih berharap ya biar ini ya, bergantung juga dari pemerintahnya idenya gimana. Ya kalau bisa konsisten lah. Misal, pemerintah maunya buat disabilitas ya harus ada guiding block-nya gitu, Bang, kalau mau gitu," ujar Maulana.Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjelaskan soal trotoar yang viral dicat kuning menyerupai blok petunjuk di Tangsel. Pemprov menyebutkan inisiatif pengecatan itu dilakukan untuk memperindah trotoar dan akan dibangun guiding block asli pada 2026.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyebutkan trotoar sepanjang 190 meter itu sudah dibangun pada 2014. Kemudian, banyak laporan soal kondisi trotoar sudah kusam."Emang dari awal itu nggak ada guiding block-nya, terus karena kondisinya sudah agak rusak-rusak, kumuh, sama Hamdan (Kepala UPTD PJJ Tangerang) diperbaiki, dicat dibikin biar cantik, biar estetik," kata Arlan.Menurut dia, pemasangan guiding block akan dilakukan tahun depan dan anggarannya sudah disiapkan. Sementara itu, dia mengatakan perubahan warna cat menjadi abu-abu dilakukan agar tampilannya lebih natural."Pemeliharaan itu dicat, tadinya ada warna kuningnya, kan kurang bagus, diganti abu-abu, biar natural," katanya.Simak juga Video '#SaveSiJalurKuning: 13 Rintangan Tunanetra di Trotoar Jalan Dewi Sartika':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 14:42